sukabumiheadline.com l CIBITUNG -Bagi yang pernah berkunjung ke Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, pasti sudah tak asing dengan nama berbagai curug seperti Awang, Sodong, Cimarinjung, Cikaso dan lain-lain. Selain itu, di kawasan yang sama juga terdapat Pantai Palangpang dan Puncak Darma sudah akrab di telinga para wisatawan.
Namun tak hanya itu, tak kalah memesona mata dan recommended untuk dikunjungi, adalah Pantai Karang Bolong, persisnya di Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, dan Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Konon, Pantai Karang Bolong, dikenal sebagai gerbang menuju Kerajaan Laut Kidul yang dipimpin oleh Nyi Roro Kidul, sebagai ratu penguasa laut selatan. Jika Pantai Pelabuhan Ratu adalah tempat yang dipercaya sebagai lokasi sering munculnya Nyi Roro Kidul, maka Pantai Karang Bolong adalah lokasi untuk memasuki kerajaannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantai Karang Bolong sendiri adalah pantai berupa gugusan bukit-bukit dan karang yang menjulang tinggi. Ciri khas dari pantai ini, adalah satu lubang besar di bawah salah satu bukit. Selain itu, ada dua bukit karang yan terpisahkan satu sama lain membentuk gerbang dan menjadi tempat bermuaranya sebuah sungai.

Akses menuju Pantai Karang Bolong
Bagi Anda warga luar Sukabumi, cara mudah untuk menuju pantai indah ini, adalah melalui Kota Sukabumi. Kemudian, perjalanan bisa dilanjutkan dengan bus kecil dan mobil Elf menuju Kecamatan Surade, dengan waktu tempuh sekira 3,5 jam.
Perjalanan menuju Pantai Karang Bolong dari Surade bisa ditempuh sekira 1,5 jam dengan menggunakan sepeda motor. Kondisi jalan pedesaan yang dilalui terbilang tidak laik dilalui roda empat.

Setibanya di lokasi, Anda dijamin betah menikmati keindahan yang jauh dari hingar bingar ala kota metropolitan.
“Pantai masih asri, tapi sayang jalan masih berbatu belum mulus. Kalau beruntung, air pantai sedang surut, recommended untuk berswafoto,” ujar Yuzar Fadilah, salah seorang pengunjung dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (16/6/2022).
“Satu bagian jalan cukup curam dengan jalan yang berbatu. Jadi kalau papasan dengan mobil lain akan repot. Apalagi kalau lagi hujan,” jelas pengunjung lainnya, Hartanto.

Waktu direkomendasikan menuju pantai ini, adalah di bawah jam 09.00 WIB, karena merupakan waktu yang tepat untuk turun menjejakkan kaki menuju lokasi bukit berlubang di saat air laut sedang pasang surut.
Tapi jangan kuatir, di sini, Anda juga bisa menikmati debur ombak yang menerpa dinding bukit. Dengan ketinggian ombak 10 hingga 15 meter, sudah pasti suaranya akan menggelegar, sehingga cipratan air liar terpancar ke mana-mana.

Tak hanya itu, Anda juga bisa menikmati langit biru yang sangat bersih dengan sedikit gulungan awan putih tipis. Aktivitas yang cocok dalam suasana seperti itu, bisa diisi dengan memancing.
Istimewanya lagi, di Pantai Karang Bolong ini banyak dibangun tempat-tempat pemancingan ikan di sepanjang bibir bukit karang yang menjorok langsung ke bibir laut.
Tempat pemancingan ikan tersebut dibangun seadanya dengan bilah-bilah bambu yang diikat tali tambang besar dan diperkokoh dengan batang-batang kayu.

Bila masih ada tenaga tersisa, disarankan untuk mendaki ke atas bukit di pantai tersebut. Anda bisa menikmati hamparan padang rumput yang luas. Lokasi yang pas untuk berkemah di dekat pantai.
Berkemah di kawasan pantai dengan mendirikan tenda di atas hamparan rerumputan hijau di atas bukit yang dinding lereng bukitnya dihantam oleh deburan ombak. Menarik bukan?