SUKABUMIHEADLINES.com | Sistem operasi (OS) BlackBerry resmi mati untuk selamanya. Ponsel dengan papan ketik fisik itu pernah berjaya sebelum dilibas oleh kehadiran iPhone dan Android.
Mulai Selasa (4/1/2021), ponsel BlackBerry tidak dapat melakukan panggilan telepon, mengirim teks, menerima data hingga menghubungi nomor darurat.
Tahun lalu, BlackBerry mengatakan akan suntik mati layanan lawasnya, termasuk dukungan untuk sistem operasinya sendiri seperti perangkat lunak BlackBerry 10 pada awal tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikutip sukabumiheadlines.com dari Metro, Selasa kemarin, penghentian layanan dan infrastruktur ini juga akan berdampak pada fungsionalitas untuk aplikasi, seperti Enhanced Sim Based Licensing (ESBL) / Identity Based Licensing (IBL), alamat email yang dihosting BlackBerry, dan BlackBerry Link, BlackBerry Desktop Manager, BlackBerry Blend, serta BlackBerry Protect yang memungkinkan user untuk mengunci, menemukan atau menghapus BBOS dari jarak jauh.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pelanggan dan mitra yang sudah setia selama bertahun-tahun. Kami mengundang Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana BlackBerry menyediakan perangkat lunak dan layanan keamanan cerdas untuk perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia,” demikian keterangan resmi BlackBerry.
Mereka mengklaim tidak ada dampak pada BlackBerry Protect versi baru yang merupakan solusi keamanan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Versi terakhir dari OS BlackBerry dirilis pada 2013.
Perangkat yang menjalankan BlackBerry 10 akan menjadi ponsel terbaru yang terpengaruh. Sistem operasi ini diluncurkan kembali pada 2013. Sementara BlackBerry 7.1 dan OS tablet PlayBook pada 2011.