SUKABUMIHEADLINE.com l CISOLOK – Bangunan Kios Cinderamata Geopark yang berlokasi di kawasan objek wisata Pantai Karanghawu, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kumuh dan terbengkalai.
Berdasarkan penelusuran sukabumiheadline.com, keberadaan Kios Cinderamata tersebut ternyata di antara deretan kios kios yang sejatinya disediakan untuk para pedagang yang biasa berjualan di sekitar Pantai Karanghawu yang juga tidak pernah difungsikan.

Menurut salah seorang warga sekitar Komar (60) keberadaan bangunan bangunan rusak dan tidak digunakan para pedagang tersebut, sepengetahuan dirinya sudah kurang lebih 5 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan, kios kios yang sejatinya untuk para pedagang kaki lima, itu semenjak dibangun tidak pernah digunakan sama sekali karena lokasinya yang dinilai tidak strategis.

“Itu bangunan katanya untuk para PKL dan juga untuk tempat promosi dari produk produk UMKM, ini sudah lima tahun kalau gak salah,” ungkap Komar.
“Bahkan, semenjak dibangun sampai saat ini belum pernah dipakai. Gak ada yang pakai alasannya memang kurang strategis,” ungkap Komar.

Hal itu, lanjut Komar memang bisa terlihat jika para pedagang menggunakan bangunan kios tersebut, para pengunjung akan sulit melihat secara jelas keberadaannya dari pantai karena letaknya berada di atas dan jauh dari posisi lokasi parkir kendaraan wisatawan.
Selain itu, tambah Komar, wisatawan juga harus menyeberangi jalan terlebih dahulu jika akan membeli cinderamata.

“Kalau mau beli jajanan, wisatawan harus nyeberang jalan raya dulu. Gak bisa naik mobil karena tempat parkirnya gak ada,” jelasnya.
“Jangankan orang lain, misalnya saya, itu warung di situ sebrang jalan, dan saya di pantai kalau mau belanja makanan ringan saja berasa ribet. Mending nanti pas pulang saja,” imbuhnya.
Sementara itu Badru (49) salah seorang pengunjung sangat menyayangkan dengan kondisi bangunan tersebut yang terlihat kumuh dan terbengkalai. Untuk itu, ia berharap pemerintah meninjau kembali lokasi jika akan memperbaikinya.

“Kalau ada tempat parkir strategis, memadai mungkin para pedagang juga mau berjualan, itu bisa digunakan,” timpalnya.
Karenanya, sebagai pengunjung, Badru sangat menyayangkan karena keberadaan kios kios tersebut menjadi mubazir karena tidak dimanfaatkan sesuai tujuan pembangunannya.
“Ini katanya belum pernah digunakan, sayang kan ini pembangunan buang buang anggaran saya rasa,” keluh Badru.
“Mudah mudahan kalau nanti tahun depan saya kembali lagi ke sini itu sudah bagus dan lokasinya yang strategis, sehingga kami pembeli merasa nyaman,” sambungnya.