Bukan Yongjin atau Yakjin, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buruh perempuan sedang bekerja di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

Ilustrasi buruh perempuan sedang bekerja di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kita setiap hari menyaksikan ribuan buruh pabrik laki-laki dan perempuan di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, baik pada jam masuk atau pulang kerja. Mereka ramai lalu lalang di jalan pada jam berangkat dan pulang kerja, hingga menyebabkan kemacetan lalu lintas yang panjang.

Padahal, pada sebelum tahun 2000an, pemandangan seperti itu nyaris tidak pernah ada. Barulah sejak sekira 2005, atau pada era Bupati Sukabumi Sukmawijaya, pabrik-pabrik mulai berdiri di Sukabumi, bak jamur di musim penghujan.

Namun tahukah Anda, pabrik garmen manakah yang pertama kali berdiri di Sukabumi?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi spesifik tentang perusahaan yang didirikan pada era 2000-an atau tak lama setelah itu dan masih beroperasi sebagai yang tertua sejak periode tersebut sulit ditemukan.

Namun, penelusuran sukabumiheadline.com, sejumlah perusahaan umumnya sudah beroperasi lebih lama atau merupakan bagian dari grup perusahaan multinasional yang berkembang pada awal 2000-an.

Ilustrasi buruh perempuan di pabrik garmen - sukabumiheadline.com
Ilustrasi buruh perempuan di pabrik garmen – sukabumiheadline.com

Menurut data terbaru Victory Labs yang dirilis 14 Agustus 2024, seperti dilihat sukabumiheadline.com, Jumat (26/12/2025), saat ini total tercatat ada 136 pabrik garmen di Kabupaten Sukabumi.

Namun demikian, data tersedia tidak mencantumkan tahun berdiri di Sukabumi. Sehingga, informasi mengenai daftar spesifik pabrik garmen modern pertama atau tertua yang didirikan di Sukabumi tidak tersedia secara lengkap.

Sejumlah pabrik garmen besar dan sudah lama beroperasi di Sukabumi, di antaranya bahkan telah berdiri jauh sebelum tahun 2000-an dan masih beroperasi, atau didirikan di sekitar periode awal 2000-an sebagai bagian dari ekspansi perusahaan yang lebih besar ke wilayah Sukabumi.

Baca Juga: Industri Garmen Sukabumi Terancam Bangkrut Imbas Predatory Pricing Social Commerce

Berikut adalah daftar pabrik garmen tertua di Kabupaten Sukabumi, dihimpun sukabumiheadline.com, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga :  Fakta dan sejarah Sesar Citarik: Membentang dari Sukabumi, Bogor hingga Bekasi

4. PT Yongjin Javasuka Garment

Pabrik PT Yongjin Javasuka Garment
Pabrik PT Yongjin Javasuka Garment – Aris Nismatiana

Pabrik ini terletak di Kecamatan Cicurug ini merupakan anak perusahaan dari Hojeon Ltd, Co di Korea, yang memiliki beberapa pabrik di Indonesia (termasuk di Sukabumi). Sebelumnya, pabrik ini bernama PT Haewae Indonesia.

Pabrik ini pada awalnya memproduksi pakaian untuk merek-merek ternama seperti Nike, Under Armour, dan The North Face.

Meskipun tanggal pendirian unit Sukabumi secara spesifik di awal 2000-an tidak disebutkan, perusahaan induknya memiliki basis produksi global yang telah beroperasi selama beberapa tahun sebelumnya.

3. PT Yakjin Jaya Indonesia 2

Pabrik ini juga terdaftar sebagai eksportir garmen yang beroperasi di daerah Kecamatan Kadudampit, dan termasuk pabrik garmen modern yang berdiri di Sukabumi pada awal 2000-an.

2. PT Liza Christina Garment Industry

Bahkan ternyata, jauh sebelum OT Yongjin berdiri, PT Liza Christina Garmen Industry menjadi perusahaan salah satu perusahaan tertua di kota ini.

Pabriknya disebut berdiri sejak 1977 dan aktif sebagai eksportir garmen ke berbagai negara. Berlokasi di Jl. Salabintana Km 3,5 No. 41, Kecamatan Sukabumi, pabrik ini jadi salah satu yang paling mapan dan sudah beroperasi lama di Sukabumi.

1. Pabrik Tekstil Tjiboenar

Pabrik Tekstil Tjiboenar - Ist
Pabrik Tekstil Tjiboenar – Ist

Perlu dicatat bahwa banyak pabrik garmen di Sukabumi didirikan sebagai bagian dari klaster industri tekstil dan produk tekstil (TPT) yang lebih besar di Jawa Barat. Industri tekstil di daerah ini memiliki sejarah yang panjang, bahkan ada jejak sejarah Pabrik Tekstil Tjiboenar yang sudah ada sejak zaman Hindia Belanda, meskipun pabrik tersebut telah hancur.

Pabrik tekstil atau garmen pertama yang tercatat dalam sejarah Sukabumi adalah Pabrik Tekstil Tjiboenar. Pabrik menjadi peninggalan sejarah penting yang dibangun pada sekira 1935 oleh pengusaha Tionghoa bernama Boen Hok Tjiong.

Baca Juga :  Ternyata Ini Biang Kerok Penyebab Pabrik Garmen di Sukabumi Tutup

Pabrik ini tergolong modern pada masanya, karena sudah menggunakan mesin impor dari Jepang, menjadi pabrik tekstil besar pada masanya, karena mempekerjakan sekira 1.000 buruh dan memiliki mesin-mesin impor dari Jepang.

Sayangnya, pabrik ini kemudian dihancurkan warga dalam peristiwa bumi hangus pada 1947, karena dinilai sebagai simbol kolonialisme dan bersekutu dengan Jepang. Kini, pabrik tersebut hanya menyisakan reruntuhan tembok megah yang menjadi objek sejarah di tengah sawah, terutama di wilayah Kadudampit.

Poin-poin penting sejarahnya Pabrik Tekstil Tjiboenar 

  • Masa Kejayaan: Pabrik ini sudah berdiri sejak masa Hindia Belanda dan menjadikan Sukabumi sebagai salah satu sentra tekstil nasional.
  • Puncak Operasi: Pada tahun 1943, pemiliknya, Boen Hok Tjiong, ditunjuk sebagai Ketua Tekstil Nusantara, menjadikan pabrik ini sebagai pusat tekstil nasional di bawah pendudukan Jepang.
  • Akhir Riwayat: Pabrik Tjiboenar hancur pada Juli 1947 akibat aksi bumi hangus oleh rakyat dan pejuang Indonesia untuk mencegah fasilitas tersebut digunakan oleh pasukan Belanda selama agresi militer.
  • Lokasi Saat Ini: Reruntuhan bangunannya masih dapat ditemukan di Kampung Cibunar, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Swpwrti diketahui, saat ini industri garmen di Sukabumi telah berkembang pesat dengan puluhan pabrik modern seperti PT Gunung Salak, PT Citra Unggul Perkasa, dan PT Monami Garment yang beroperasi di wilayah Cidahu, Cikembar, dan sekitarnya.

Meskipun demikian, sejumlah pabrik juga diberitakan menutup usaha dan atau merelokasi pabrik mereka ke wilayah Jawa Tengah, karena alasan efisiensi upah buruh. Baca selengkapnya: Musim gugur pabrik di Sukabumi, terbaru ada 4 bangkrut, satu di Parungkuda

Berita Terkait

Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur
Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB
Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya
Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan
Melacak populasi Sapi Pasundan di Sukabumi: Karakteristik dan pemurnian genetik si jawara
RI masuk 5 besar, China juaranya: Berapa produksi buah lengkeng Sukabumi?
Mengintip potensi perikanan Kabupaten Sukabumi 2026
Fakta-fakta tentang Owa Jawa di Sukabumi: Spesies langka, habitat dan ancaman

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:06 WIB

Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur

Senin, 19 Januari 2026 - 01:00 WIB

Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:06 WIB

Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:35 WIB

Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:17 WIB

Melacak populasi Sapi Pasundan di Sukabumi: Karakteristik dan pemurnian genetik si jawara

Berita Terbaru

Muhammad Saleh Kurnia atau MS Kurnia - direstorasi sukabumiheadline.com dengan bantuan AI

Inspirasi

Daftar raja minimarket di Indonesia, nomor 5 asal Sukabumi

Rabu, 21 Jan 2026 - 00:01 WIB

Ilustrasi antrean pelamar kerja didominasi laki-laki - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar

Selasa, 20 Jan 2026 - 21:39 WIB