Ayah NS disebut anggota geng, Kapolres Sukabumi akan usut dan Komisi III DPR beri atensi

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anwar Satibi, ayah Nizam Syafei - Ist

Anwar Satibi, ayah Nizam Syafei - Ist

sukabumiheadline.com – Sosok Anwar Satibi (38) yang merupakan ayah kandung dari Nizam Syafei (12), bocah asal Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban penganiayaan ibu tirinya, Teni Ridha Shi (47), disebut sebagai anggota geng. Baca selengkapnya: Ibu tiri resmi jadi tersangka kasus meninggalnya Nizam di Sukabumi

Hal itu diungkap Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Sri Suparyati, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi III DPR RI, Jakarta, dikutip sukabumiheadline.com dari TV Parlemen, Rabu (4/6/2026).

Untuk itu, ia meminta agar latar belakang ayah kandung Nizam tersebut didalami pihak kepolisian. Pernyataan Sri tersebut menindaklanjuti ancaman yang diterima oleh ibu kandung Nizam, Lisnawati, setelah kasus ini mengemuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga menginformasikan bahwa mantan suami Ibu Lisna ini kebetulan adalah anggota geng yang menurut saya juga patut untuk diatensi lebih lanjut kepada bapak kepolisian. Ya khususnya karena ini, karena ini kaitannya dengan ancaman yang seringkali diterima oleh Ibu Lisna,” kata Sri.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta keamanan terhadap Lisnawati. Ia juga meminta agar peran dari Anwar Satibi tersebut didalami. Baca selengkapnya: DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

“Sebelum ke Pak Kapolres ya, yang pertama saya minta dijamin keamanannya ibu ini, Pak. Ya. Hajar saja gangster-gangster itu. Nggak ada urusan, Pak,” ujar Habiburokhman.

“Masa sudah sejauh ini belum ada penindakan, Pak. Lalu nanti jangan terlalu bertele-tele soal time line ini, Pak. Kita nggak perlu. Yang perlu langsung ke inti masalahnya,” tambahnya.

Berita Terkait: Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam

Kapolres Sukabumi AKBP Saiman, tersangka TR (insert) - sukabumiheadline.com
Kapolres Sukabumi AKBP Saiman, tersangka Teni Ridha Shi alias TR (insert) – sukabumiheadline.com

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan bakal mendalami informasi tersebut.

“Kita akan dalami bahwasanya ini sebagai informasi, tentunya ini berharga ya, dan nanti akan kita dalami. Kita kita tindak lanjuti,” kata Samian.

“Bilamana ada keberatan daripada saksi, ada juga dugaan ancaman, ya tentunya akan kita dalami juga. Kita akan cari alat bukti dan kita juga menunggu ya, kesediaan daripada kesiapan daripada korban atau pelapor untuk bisa dimintai keterangan,” sambungnya.

Samian mengatakan pihaknya juga telah menerima laporan dari kuasa hukum ibu kandung NS, terhadap mantan suaminya AS terkait dugaan kelalaian dan penelantaran anak. Laporan tersebut dibuat pada 24 Februari 2026. Baca selengkapnya: Ayah kandung Nizam tewas usai disiksa ibu tiri di Sukabumi dilaporkan mantan istri ke polisi

Berita Terkait

Korupsi MBG, Dadan Hindayana dan dua eks petinggi BGN jadi tersangka
Respons polisi soal perintah PN Jaksel usut kasus alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi
Kades di Cimanggu Sukabumi jadi tersangka kasus proyek jalan dan PAUD
Konstitusi tidak mengatur TNI sebagai aktor pembangunan
Pakar hukum UI dan praktisi: Peradilan Militer sisakan masalah
Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok
Pria ini gugat pasal suami cari nafkah dan istri urus rumah dalam UU Perkawinan ke MK
Ketika Said gugat status PKWT: Perjuangan satpam uji materiil UU Cipta Kerja

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:17 WIB

Korupsi MBG, Dadan Hindayana dan dua eks petinggi BGN jadi tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:52 WIB

Respons polisi soal perintah PN Jaksel usut kasus alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:49 WIB

Kades di Cimanggu Sukabumi jadi tersangka kasus proyek jalan dan PAUD

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB

Konstitusi tidak mengatur TNI sebagai aktor pembangunan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:29 WIB

Pakar hukum UI dan praktisi: Peradilan Militer sisakan masalah

Berita Terbaru

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Rupiah jeblok ke Rp18.000 per Dolar hari ini

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:42 WIB