Cekcok dengan pegawai, Kades Babakanjaya Sukabumi dituding arogan

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cekcok dengan warga, Kades Babakanjaya Sukabumi dituding arogan - Anry Wijaya

Cekcok dengan warga, Kades Babakanjaya Sukabumi dituding arogan - Anry Wijaya

sukabumiheadline.com – Diduga akibat lingkungan kotor akibat pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kepala Desa (Kades) Babakanjaya, Beno, dituding lakukan tindakan tidak terpuji.

Menurut warga, insiden tidak terpuji yang dilakukan Kades Babakanjaya ini terjadi setelah sebelumnya pekerjaan pembangunan TPT membuat kotor lingkungan. Kemudian, langsung ditegur oleh kades dengan nada kasar, Selasa (14/10/2025).

“Kami sedang melakukan pekerjaan TPT kemungkinan akibat dari pekerjaan lingkungan halaman kotor lalu yang bersangkutan marah-marah,” tutur AH (33) korban pemukulan.

Lanjut ia, setelah terjadi cekcok dirinya mencoba untuk meminta maaf atas kejadian yang dilaksanakan karena telah mengotori lingkungan halamannya namun sangat di sayangkan hal tak terpuji terjadi.

“Namun bukannya reda kades diketahui melakukan pemukulan terhadap saya dengan menggunakan helm,” ujarnya.

Sementara itu menurut Dayat, Ketua DPC Garis Cireunghas Kabupaten Sukabumi mengaku kecewa atas apa yang dilakukan oleh oknum kades yang terkesan arogan.

“Pada saat kejadian korban memakai atribut/pakaian Garis, kami terima permohonan maaf dari kades tapi untuk kasus penganiayaannya kami belum bisa terima hingga ada penyelesaian yang jelas,” tegasnya.

Dayat mengatakan bahwa atas insiden kejadian tersebut pihaknya akan melakukan pelaporan ke Polsek Parungkuda atas pemukulan terhadap anggotanya.

Baca Juga :  Truk Muatan Karton Terguling di Nagrak Sukabumi, Ini Penyebabnya

“Kita akan melakukan langkah pelaporan kepada pihak yang berwenang atas insiden arogan oknum Kades, karena pada saat kejadian kebetulan memakai baju Garis jadi kami merasa ikut tersakiti, kami akan melaporkan insiden penganiayaan ini jika tidak ada penyelesaian,” tandasnya.

Sementara itu, Beno mengklaim permasalahan insiden pemukulan yang melibatkan dirinya dengan pekerja proyek TPT di Perumahan BMI telah selesai.

Alhamdulillah persoalan ini telah selesai, saya sudah meminta permohonan maaf ke orang yang bersangkutan dan dalam ranah organisasi pun sudah diselesaikan,” kata Beno.

Berita Terkait

Xiaomi 17 Max meluncur tahun ini, cek review spesifikasi dan harga
Perubahan perilaku perempuan 2026: Wellness, mental health, unplugging, ekspresi diri, kritis
Identifikasi 17 jenis komoditas potensial jadi buah unggulan dari Sukabumi
Mitigasi bencana, BCA Syariah tanam 1.500 pohon di Cisitu, Sukabumi
Cerita Mak Mimit, janda huni gubuk bersama anak berkebutuhan khusus di Sukabumi
Cek harga Vivo V40 5G, kamera Zeiss setara DSLR dan AMOLED 120Hz
Cek harga Vivo T4 Ultra, usung Chip Dimensity 9300 Plus dan kamera periskop
Ngeri! Jalan rusak Parungkuda-Pakuwon Sukabumi malam hari, bergelombang dan tanpa PJU

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:01 WIB

Xiaomi 17 Max meluncur tahun ini, cek review spesifikasi dan harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:00 WIB

Perubahan perilaku perempuan 2026: Wellness, mental health, unplugging, ekspresi diri, kritis

Senin, 12 Januari 2026 - 01:41 WIB

Identifikasi 17 jenis komoditas potensial jadi buah unggulan dari Sukabumi

Minggu, 30 November 2025 - 16:31 WIB

Mitigasi bencana, BCA Syariah tanam 1.500 pohon di Cisitu, Sukabumi

Jumat, 14 November 2025 - 09:17 WIB

Cerita Mak Mimit, janda huni gubuk bersama anak berkebutuhan khusus di Sukabumi

Berita Terbaru