Mitigasi bencana, BCA Syariah tanam 1.500 pohon di Cisitu, Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BCA Syariah melakukan penanaman pohon di Cisitu , Sukabumi - BCA Syariah

BCA Syariah melakukan penanaman pohon di Cisitu , Sukabumi - BCA Syariah

sukabumiheadline.com – BCA Syariah berkolaborasi dengan Jejakin untuk melakukan penanaman 1.500 pohon di Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan tersebut merupakan upaya perusahaan memperkuat kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS), pengurangan efek gas rumah kaca (GRK) sekaligus mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi yang beberapa tahun belakangan menjadi semakin rentan terjadi.

Menurut Vice President ESG, Corporate Communications & Secretary, Muhammad Fikri Hudaya, inisiatif ini semakin kuat melalui kolaborasi dengan Jejakin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meyakini bahwa keberlanjutan tidak hanya bicara soal bisnis, tapi juga tentang kehadiran perusahaan dalam memberikan dampak positif pada lingkungan, sosial dan ekonomi jangka panjang,” ujar Fikri dalam keterangannya, dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (30/11/2025).

“Penanaman pohon di kawasan hulu DAS Cisitu serta pemantauan yang kami lakukan bersama Jejakin diharapkan dapat mewujudkan dampak tersebut sehingga masyarakat sekitar merasakan manfaatnya,” lanjut Fikri.

Program penanaman tersebut juga menggunakan berbagai pohon produktif seperti durian, manglid, dan alpukat. Kombinasi dari jenis pohon yang berbeda akan memberikan dampak lebih positif kepada lingkungan karena dapat menjaga siklus alami nutrisi dan meningkatkan serapan karbon.

Selain itu penggunaan pohon produktif diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Kolaborasi dengan Jejakin mendukung program penanaman tersebut dengan kurasi dan teknologi pemantauan berbasis platform CarbonAtlas. Melalui kolaborasi ini pohon yang ditanam dapat dimonitor perkembangannya dan dikelola dalam bentuk pelaporan yang transparan, terukur, dan berbasis data.

Adapun pemantauain dilakukan dengan memanfaatkan teknologi sensor IoT Jejakin dan platform CarbonAtlas. Di luar teknologi, Jejakin juga berperan sebagai penghubung antara BCA Syariah dan kelompok masyarakat di Cisitu, sehingga kolaborasi lintas pihak bisa terwujud sebagai bentuk gotong royong dalam menghadapi perubahan iklim.

Kegiatan penanaman pohon tersebut turut melibatkan relawan internal BCA Syariah yang terdiri dari berbagai unit kerja. Selain itu, acara juga diisi dengan sesi diskusi antara BCA Syariah dan Kelompok Tani Hutan (KTH) di Desa Cisitu.

Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan literasi keuangan dan manajemen keuangan kelompok sebagai bekal bagi masyarakat dalam mengelola hasil panen serta kegiatan produktif di kawasan hulu DAS.

Inisiatif ini memperkuat peran masyarakat sebagai pengelola utama wilayah sekaligus meningkatkan kapasitas komunitas secara langsung.

BCA Syariah telah rutin melakukan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Berita Terkait

KRL Jakarta-Sukabumi gunakan gerbong buatan INKA, anggaran Rp50 triliun
Cek spesifikasi Daihatsu All New Ayla Tipe X CVT 1.0 2026, dijual segini
2 Mei Hardiknas: Fakta miris RLS Kabupaten Sukabumi hanya 8,50 tahun
Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak
Mau Lebaran, Jalan Kabupaten Sukabumi, Parungkuda – Pakuwon hancur
Harga Yamaha Zuma 125: Skutik tangguh serba bisa dan irit BBM
Xiaomi 17 Max meluncur tahun ini, cek review spesifikasi dan harga
Perubahan perilaku perempuan 2026: Wellness, mental health, unplugging, ekspresi diri, kritis

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:00 WIB

KRL Jakarta-Sukabumi gunakan gerbong buatan INKA, anggaran Rp50 triliun

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:56 WIB

Cek spesifikasi Daihatsu All New Ayla Tipe X CVT 1.0 2026, dijual segini

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:15 WIB

2 Mei Hardiknas: Fakta miris RLS Kabupaten Sukabumi hanya 8,50 tahun

Kamis, 23 April 2026 - 17:31 WIB

Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:00 WIB

Mau Lebaran, Jalan Kabupaten Sukabumi, Parungkuda – Pakuwon hancur

Berita Terbaru

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta - Suzuki

Otomotif

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:26 WIB