CK Song, bos pabrik di Sukabumi traktir 1.500 tiket warga Korea Selatan dukung Indonesia vs Jepang

- Redaksi

Selasa, 29 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mr CK Song atau Song Chang Geun (kedua dari kiri) - Istimewa

Mr CK Song atau Song Chang Geun (kedua dari kiri) - Istimewa

sukabumiheadline.com – Seorang pria bernama Song Chang Geun mentraktir 1.500 tiket warga Korea Selatan dukung Timnas Indonesia vs Jepang dalam lanjutan Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C Zona Asia.

Pertandingan akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 19 November 2024. Kemudian, Jepang akan menjamu Indonesia pada 10 Juni 2025.

Baca Juga: Gegara Wanita Sukabumi ini Anang-Ashanty diteriaki satu stadion dan dihujat netizen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas, siapakah dan apa motif Song Chang Geun?

Informasi dihimpun, Song adalah seorang pengusaha Korea Selatan. Dia adalah bos pabrik Sepatu di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Song menjabat sebagai CEO PT KMK Global Sports sebuah perusahan pembuat produk olah raga dengan merek Nike, Converse dan dan sejumlah produk lainnya.

Baca Juga :  Mencari Tahu Rumor Pratama Arhan Diincar Raksasa Serie-A Italia, Lazio?

Di Tanah Air, sosok Song Chang Geun dikenal dengan nama Mr CK Song dan cukup akrab dengan dunia olah raga khususnya sepakbola.

Baca Juga: Ledek lagu ciptaan wanita Sukabumi, striker Timnas Australia minta maaf usai dirujak netizen

Ragnar Oeratmangoen melakukan selebrasi usai cetak gol untuk Timnas Indonesia - Istimewa
Ragnar Oeratmangoen melakukan selebrasi usai cetak gol untuk Timnas Indonesia – Istimewa

Untuk informasi, PT KMK Global Sports merupakan perusahan besar yang berkantor di Cikupa, Tangerang, Banten. Namun, perusahaan juga memiliki pabrik di beberapa daerah seperti Salatiga, Jawa Tengah dan Jakarta.

Sebagai Presiden dan CEO KMK Global Sports, Song memiliki 30 lini produksi dan menyerap tenaga kerja sebanyak 15.655 orang serta mampu memproduksi 1,2 juta pasang sepatu olahraga merek Nike dan 300.000 pasang sepatu Converse setiap bulan yang seluruhnya diekspor ke berbagai negara.

Baca Juga :  Kluivert coret bek Persija, ini skuad Timnas Indonesia vs Arab Saudi

Baca Juga: Momen ketika kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes kepincut wanita asal Sukabumi

Menurut Song, selama lebih dari 25 tahun perusahaan hadir di Indonesia melalui 11 perusahaan yang antara lain berlokasi di wilayah Serang, Tangerang, Jakarta, Sukabumi dan Salatiga. Dalam sebulan, pabrik-pabrik milik KMK Global Sports mampu memproduksi 1,5 juta pasang sepatu.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan investasi di Indonesia,” lanjutnya.

Menurut Song KMK Global Sports serta seluruh investasi Pou Chen Group di Indonesia telah turut andil meningkatkan kinerja industri alas kaki di dalam negeri dengan memproduksi sebanyak 120 juta pasang sepatu per tahun atau 11,08 persen dari total produksi sepatu nasional.

Berita Terkait

Media Perancis: Layvin Kurzawa, eks bek kiri PSG dan Timnas selangkah lagi gabung Persib
Profil dan nilai transfer Gaston Avila, eks Ajax Amsterdam diungkap pelatih Persib
Lucas Cardoso direkrut Persib? Naik Whoosh ke Bandung, ini profilnya
Bandung bjb Tandamata puncaki klasemen Proliga 2026 meskipun kalah
Surfing swim hybrid: Tren olah raga 2026, berkembang di pantai Sukabumi
Hamra dan Rezaldi Hehanussa dipinjamkan Persib ke sesama klub Super League
Gol tunggal Beckham Putra bawa Persib juara paruh musim Super League 2025/2026
Profil, karier dan kehidupan pribadi Joey Pelupessy, rekrutan anyar Persib

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:44 WIB

Media Perancis: Layvin Kurzawa, eks bek kiri PSG dan Timnas selangkah lagi gabung Persib

Senin, 19 Januari 2026 - 00:01 WIB

Profil dan nilai transfer Gaston Avila, eks Ajax Amsterdam diungkap pelatih Persib

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:22 WIB

Lucas Cardoso direkrut Persib? Naik Whoosh ke Bandung, ini profilnya

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:03 WIB

Bandung bjb Tandamata puncaki klasemen Proliga 2026 meskipun kalah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:45 WIB

Surfing swim hybrid: Tren olah raga 2026, berkembang di pantai Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi wartawan sedang wawancara narasumber - sukabumiheadline.com

Regulasi

Bolehkah wartawan dituntut pidana? Ini putusan terbaru MK

Senin, 19 Jan 2026 - 22:39 WIB