sukabumiheadline.com – Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) mengeklaim progres konstruksi Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 ruas Cibadak-Sukabumi Barat sudah mencapai 81,49% per 10 Juni 2026.
“Kami terus mendorong penyelesaian pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi melalui koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan. Meskipun masih terdapat tantangan, langkah percepatan terus dilakukan agar target penyelesaian dapat tercapai,” kata Kepala BPJT Wilan Oktavian, Dikutip sukabumiheadline.com dari akun Instagram BPJT, Sabtu (13/6/2026)
Hal itu disampaikan ketika menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI yang meninjau langsung percepatan pembangunan Jalan Tol Bocimi, Jumat (12/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun, Komisi V DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke proyek tersebut untuk meninjau langsung perkembangan konstruksi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di lapangan, serta mendorong percepatan penyelesaian proyek yang menjadi bagian penting dalam peningkatan konektivitas.
“Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis, kebutuhan penlok tanah pada lokasi timbunan dan galian guna mendukung penerapan kemiringan lereng sesuai standar teknis serta meningkatkan stabilitas dan keamanan konstruksi,” jelasnya.
“Penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah, dalam mendukung ketersediaan material konstruksi.”
“Evaluasi Standar Pelayanan Minimal dan operasional ruas tol yang telah beroperasi, termasuk pembahasan potensi pengembangan konektivitas.”
Overview dan progres konstruksi

Untuk informasi, pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Cisuka) —nama sesuai nomenklatur untuk Jalan Tol Bocimi— total sepanjang 53,15 km itu, BPJT menyebut saat ini konstruksi difokuskan pada Seksi 3 Segmen Cibadak- Sukabumi Barat, dengan rincian sebagai berikut:
- Seksi 1: Ruas Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km sudah beroperasi Desember 2018
- Seksi 2: Ruas Cigombong-Cibadak sepanjang 11,05 km sudah beroperasi Agustus 2023
- Seksi 3: Ruas Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,70 km masih dalam tahap pembangunan konstruksi dan sudah mencapai progres 81,49%









