sukabumiheadline.com -.Cucu pendiri Kerajaan Arab Saudi, Putri Al-Joharah Talal al-Saud, dicegat oleh polisi Spanyol ketika hendak meninggalkan Mallorca, Senin (29/72024) sore.
Al-Joharah selanjutnya diperintahkan untuk hadir di pengadilan di Son Sant Joan, Mallorca, atas tuduhan melakukan tindak pidana, yakni menguasai harta milik orang lain. Kasus ini terungkap setelah dia dilaporkan oleh mantan karyawan rumah besarnya di Son Vida.
Setelah menghabiskan beberapa hari di Mallorca, Al-Joharah diketahui sudah berada di bandara Palma pada Senin sore pekan lalu untuk mengejar penerbangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia dicegat di perbatasan Son Sant Joan oleh Policia Nacional (Polisi Nasional), namun, karena status diplomatiknya, dia tidak dapat ditangkap secara resmi.
Putri Al-Joharah diminta untuk hadir di pengadilan di Via Alemania keesokan paginya. Dia menghadiri pengadilan bersama pengacaranya, Tomeu Vidal.
Setelah diberi tahu tentang tuduhan terhadapnya, dia menegaskan haknya untuk tidak bersaksi. Tidak ada tindakan pencegahan yang dilakukan terhadapnya.
Dia tidak ditangkap di bandara karena status diplomatiknya, demikian diberitakan The Olive Press, Senin.
Ia kemudian muncul di pengadilan pada Kamis (24/7/2024) pagi, tetapi tidak ada perintah pengadilan yang dikeluarkan terhadapnya.
Diketahui, Al-Joharah kerap berlibur di Mallorca sejak dia masih kecil. Namun, kasus terhadap Putri Al-Joharah dimulai sejak 2022, ketika seorang karyawan chalet Calle Llucamet miliknya, Son Vida, dipecat.
Diketahui, keduanya telah mencapai kesepakatan selama arbitrase, namun pria yang dimaksud kemudian mengajukan pengaduan. Menurutnya, dia telah meninggalkan berbagai barang pribadi di properti kerajaan, yang tidak dapat diambil kembali.
Pengadilan kemudian menyelidiki klaim konversi kriminal tersebut tetapi upaya untuk memberi tahu sang putri tentang penyelidikan tersebut tidak membuahkan hasil, yang menyebabkan penggeledahan, penangkapan, dan surat perintah pengadilan.