30.9 C
Sukabumi
Senin, April 22, 2024

Usaha haram jual 15 ribu butir obat saat Ramadhan, pemuda Tipar Sukabumi Lebaran di tahanan

sukabumiheadline.com - Seorang pemuda diamankan polisi karena...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Motor Matic Retro Penjegal Yamaha Grand Filano dan Honda Stylo, Harga Rp17 Juta

sukabumiheadline.com - Kehadiran motor Jialing Bugatti 125,...

Dipecat PDIP karena Dukung Prabowo, Fahri Hamzah Nasihati Budiman Sudjatmiko

PolitikDipecat PDIP karena Dukung Prabowo, Fahri Hamzah Nasihati Budiman Sudjatmiko

sukabumiheadline.com l Politikus Fahri Hamzah memberikan nasihat kepada Budiman Sudjatmiko yang baru saja dipecat partainya, PDI Perjuangan atau PDIP buntut dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai capres 2024.

Nasihat diberikan Fahri lantaran dirinya juga pernah mengalami kondisi serupa Budiman. Fahri didepak dari PKS pada April 2016 setelah 18 tahun berada di PKS.

“Saya juga pernah dipecat ya, jadi welcome to the club,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) itu, Jumat (25/8/2023).

Fahri selanjutnya menyarankan agar Budiman mengambil jeda dari politik usai dipecat PDIP. Ia juga menilai Budiman perlu memikirkan keputusannya bergabung partai atau malah mendirikan partai seperti yang pernah dilakukannya membangun Partai Rakyat Demokratik (PRD) pada era 1990-an.

Di sisi lain, mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku tak menawarkan kepada Budiman untuk bergabung bersama dirinya di Partai Gelora. Ia meyakini, Budiman merupakan ‘orang besar’, sehingga lebih baik mendirikan partai sendiri.

“Jadi kalau sekarang lebih baik beliau memikirkan suatu jeda yang memungkinkannya bisa membangun kembali kekuatannya. Barulah setelah itu memutuskan bergabung atau sendiri, seperti PRD dulu,” kata dia.

Budiman Sudjatmiko. l Istimewa
Budiman Sudjatmiko. l Istimewa

Seperti diketahui, Budiman resmi dipecat dari PDIP setelah bergabung pada 2004. Pemecatan itu merupakan buntut dukungan dan deklarasi Budiman kepada Prabowo Subianto di Pilpres 2024 pada Jumat (18/8/2023) lalu di Semarang, Jawa Tengah.

Surat pemecatan Budiman diteken Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer