Dua Makam Keramat di Gunung Salak yang Diyakini sebagai Wali Allah

- Redaksi

Jumat, 13 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Makam Keramat di Gunung Salak yang Diyakini sebagai Wali Allah - Ist

Dua Makam Keramat di Gunung Salak yang Diyakini sebagai Wali Allah - Ist

sukabumiheadline.com l Gunung Salak merupakan gunung berapi yang terletak di perbatasan antara Sukabumi-Bogor, Jawa Barat. Gunung Salak kerap disebut sebagai gunung terangker di Tatar Pasundan dan salah satu gunung paling angker di Indonesia.

Tak heran jika banyak cerita yang berkembang dan membuat merinding pagi para pendaki pemula, seperti cerita tentang si Moli, anjing putih yang dikenal sebagai pemandu para pendaki. Baca lengkap: Kenalin Si Moli, Anjing Putih Pemandu para Pendaki di Gunung Salak Sukabumi-Bogor

Moli, anjing putih sang pemandu para pendaki di Gunung Salak perbatasan Sukabumi-Bogor. l @bambangrahayu
Moli, anjing putih sang pemandu para pendaki di Gunung Salak perbatasan Sukabumi-Bogor. l @bambangrahayu

Selain itu, di lokasi yang sama juga diyakini terdapat lima makam keramat, di antaranya Nyi Roro Kidul dan Mbah Petruk. Baca lengkap: Mengenal 5 Makam Keramat yang Berada di Gunung Salak Sukabumi-Bogor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Referensi lain menyebabkan bahwa terdapat dua makam keramat yang diyakini sebagai kuburan para Wali Allah. Berikut ulasannya.

Baca Juga :  Mengenal 3 Pasukan Elite Prabu Siliwangi dan Kampung Setan di Gunung Salak Sukabumi
Ekspedisi makam keramat di Gunung Salak. l Istimewa
Ekspedisi makam keramat di Gunung Salak. l Istimewa

Berita Terkait: Kenali Nama 12 Puncaknya, 5 Fakta Gunung Salak di Sukabumi – Bogor Disebut Keramat

Sunan Kasep

Makam Keramat Sunan Kasep terletak di Gunung Salak dan dianggap sebagai tempat suci oleh masyarakat setempat. Sunan Kasep merupakan seorang wali songo yang memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa Barat.

Makam keramat ini menjadi tempat ziarah dan doa bagi umat Islam yang berharap mendapatkan berkah dan keberkahan. Makam-makam keramat ini tidak hanya menjadi tempat ziarah keagamaan, tetapi juga menjadi pusat budaya dan warisan lokal.

Karenanya, masyarakat setempat menjaga dan merawat makam-makam ini sebagai bagian dari tradisi dan identitas mereka.

Baca Juga :  Menelisik harta karun peninggalan Jepang, kini tenda biru kepung Gunung Salak

Namun penting diingat bahwa aktivitas di makam-makam keramat harus dihormati dengan tindakan yang sopan dan sesuai dengan tradisi dan kepercayaan setempat. Sehingga, para pengunjung harus memperhatikan aturan dan norma-norma yang berlaku di area tersebut serta menjaga kebersihan dan ketenangan tempat suci ini.

Baca Juga: Cinta Laura Punya 11 Sekolah di Pelosok Kampung, Salah Satunya di Kaki Gunung Salak

Pangeran Syarif Abdullah

Selanjutnya, makam keramat yang paling terkenal di Gunung Salak adalah Makam Pangeran Syarif Abdullah. Sosok ini adalah salah satu keturunan dari Pangeran Cakrabuana, yang merupakan penguasa Kerajaan Sunda Galuh pada abad ke-16.

Makam Pangeran Syarif Abdullah dihormati sebagai tempat suci dan dijadikan tempat ziarah oleh orang-orang yang mencari berkah dan perlindungan.

Berita Terkait

Sepak terjang dan profil Suster Ika: Biarawati amankan 13 wanita Jawa Barat dari eksploitasi seksual
Hak dan kewajiban ibu tiri menurut Islam, hikmah dari tragedi Nizam asal Sukabumi
Kathellen Sousa, rekan Cristiano Ronaldo mualaf jelang Ramadhan
1 Ramadhan: PERSIS gunakan Imkanur Rukyat, membanding dengan NU dan Muhammadiyah
14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I
28 stasiun radio di Sukabumi dan sejarah 13 Februari Hari Radio Sedunia
Sampai kapan orang yang baru memeluk Islam menyandang sebutan mualaf?
Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 23:55 WIB

Sepak terjang dan profil Suster Ika: Biarawati amankan 13 wanita Jawa Barat dari eksploitasi seksual

Senin, 23 Februari 2026 - 00:57 WIB

Hak dan kewajiban ibu tiri menurut Islam, hikmah dari tragedi Nizam asal Sukabumi

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:04 WIB

Kathellen Sousa, rekan Cristiano Ronaldo mualaf jelang Ramadhan

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:21 WIB

1 Ramadhan: PERSIS gunakan Imkanur Rukyat, membanding dengan NU dan Muhammadiyah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:00 WIB

14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131