SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Kondisi Jalan Nasional bergelombang memanjang membuat para pengendara was was saat melintas di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Hal tersebut cukup beralasan, mengingat dalam dua bulan terakhir, dua pemotor tewas di tempat dan cukup sering pemotor lainnya terjatuh, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Kampung/Desa Benda RT 01/01, Kecamatan Cicurug.
Pantauan di lokasi, jalan bergelombang memanjang, mengikuti jalur jalan tersebut, mirip punggung buaya, sehingga membuat pemotor mudah tergelincir kemudian terjatuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekinian, Sabtu (3/4/2022) malam pukul 21.45 WIB, seorang pemotor langsung tewas di tempat, setelah gagal menyalip kendaraan yang melintas searah dengan korban.
Namun, kondisi jalan berlubang dan bergelombang membuatnya terjatuh dari motornya hingga tersungkur mencium aspal.

Nahas, setelah terjatuh, pemotor yang sebelumnya berusaha menyalip kendaraan yang melaju searah di depannya, itu kemudian terlindas kendaraan.
Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, DP (27) merupakan warga Kampung Keboncau RT 01/011, Desa/Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi.
DP langsung tewas di tempat kejadian setelah terlindas ban kendaraan yang gagal disalipnya.

Informasi dihimpun, saat itu, motor RX King dengan nomor polisi B 6339 YX dikemudikan DP membawa seorang penumpang melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi.
Tiba di lokasi kejadian DP hendak menyalip, tapi motor yang dikendarainya terjatuh. Tubuh DP dan penumpangnya langsung terpental.

Beruntung, satu korban lainnya hanya mengalami luka ringan, dan langsung mendapat perawatan dari warga sekitar kejadian. Sementara, kendaraan yang melindas DP disebutkan langsung kabur melarikan diri.
Bukan yang Pertama
Nasib nahas yang dialami DP, bukan kejadian pertama. Sebelumnya, pemotor juga tewas di lokasi yang sama pada 2 Maret 2022, malam sekira pukul 23.00 WIB.

Saat itu, seorang pemotor asal Kota Depok, Jawa Barat, mengendarai Honda Beat dengan nomor polisi B 6333 ZMI. Pemotor berinisial IMR (46), tewas terlindas truk setah terjatuh dari motornya saat melaju dari Bogor menuju Sukabumi.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga setempat yang juga bekerja sebagai tukang ojek pangkalan, Topik Rohman (43). Kepada sukabumiheadline.com, ia mengaku heran jalan bergelombang tersebut seolah dibiarkan pemerintah.
Padahal, sebut dia, saat menjelang arus mudik dan libur Lebaran, seharusnya kondisi jalan bergelombang tidak dibiarkan mengingat volume kendaraan meningkat.
“Enggak kebayang aja, kalau libur Lebaran kan biasanya banyak wisatawan yang mau ke pantai. Banyak pemotor berangkat berkelompok pada malam hari,” kata pria yang biasa mangkal di kompleks perumahan itu.
“Seharusnya pemerintah sigap, apalagi korban sudah berjatuhan. Kalau hujan apalagi lebih parah. Jalan kok mirip punggung buaya,” kesal Topik.