Duh, Bu Guru SD Terciduk Selingkuh dengan Pak Kades

- Redaksi

Kamis, 5 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggrebekan kasus selingkuh guru SD dengan kepala desa. l Istimewa

Penggrebekan kasus selingkuh guru SD dengan kepala desa. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Kembali viral di jagad Maya, sebuah unggahan video yang memperlihatkan seorang kepala desa berinisial BS kedapatan tengah selingkuh dengan oknum guru sekolah dasar (SD) yang berinisial MF di sebuah kamar hotel.

Kepala desa tersebut diketahui merupakan Kepala Desa Bumiayu Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sementara, oknum guru merupakan guru di SDN Bumiayu.

Keduanya digerebek di sebuah kamar hotel oleh suami MF bersama dengan pihak kepolisian saat malam tahun baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video yang diunggah akun @memomedsos di Instagram, memperlihatkan momen penggerebekan kedua oknum tersebut. Dalam video yang beredar di media sosial dan menjadi viral itu, tampak oknum kepala desa yang membuka pintu kamar hotel.

Kemudian belum terlihat sang oknum guru SD yang diduga bersamanya di kamar hotel tersebut.

Sedangkan, posisi MF yang tengah digerebek itu bersembunyi di dalam kamar mandi dengan hanya mengenakan kain yang menutupi badannya.

Diketahui, kejadian bermula saat suami sang oknum guru, yakni HW memiliki kecurigaan dengan tingkah laku sang istri yang dalam beberapa bulan terakhir dianggap tidak menghargai suaminya hingga akhirnya mereka pisah ranjang.

HW pun merasa curiga dan diam-diam mencari penyebab tingkah laku istrinya yang berubah dan aneh. Setelah mencari tahu, ternyata kecurigaan HW benar adanya dengan mengetahui adanya hubungan asmara yang dijalin sang istri dengan pria lain, di mana adalah oknum kepala desa di Bumiayu berinisial BS.

Untuk mencari bukti hubungan gelap yang dilakukan oleh istrinya dengan pria lain, HW beberapa kali mengikuti MF.

Pada malam pergantian tahun, setelah mengikuti MF dan BS, keduanya kedapatan tengah menyewa kamar hotel dan menginap bersama di daerah Ayah Kebumen.

Suami MF yang mengajak pihak kepolisian pun menggerebek oknum kepala desa dan guru SD tersebut yang diduga tengah berselingkuh di dalam sebuah kamar hotel tersebut.

Unggahan pun sontak saja mendapatkan respons beragam dari warganet yang menuliskan kekesalannya di kolom komentar.

Wajib Pecat dua dua nya ! Sangat Memalukan jika tidak di Pecat ! , Rakyat Sekitar wajib Bertindak,” tulis warganet di kolom komentar.

Gimana murid nya jika gurunya seperti ini….Disdik dan Bupati sebaiknya pecat oknum guru ini,” timpal warganet lain.

Berita Terkait

KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang
KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”
Kedubes Iran belasungkawa gugurnya tentara Indonesia, kutuk serangan Israel
Angkot di Sukabumi diliburkan Pemprov, dapat kompensasi Rp200 ribu
Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah
PMI akan kirim bantuan kemanusiaan ke Iran
4 prajurit AL dan AU pelaku siram air keras ke aktivis KontraS dari BAIS TNI
Aktivis KontraS disiram air keras, Yusril: Serangan pada demokrasi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 12:20 WIB

KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:25 WIB

KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Senin, 30 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kedubes Iran belasungkawa gugurnya tentara Indonesia, kutuk serangan Israel

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:30 WIB

Angkot di Sukabumi diliburkan Pemprov, dapat kompensasi Rp200 ribu

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:24 WIB

Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah

Berita Terbaru

Bendera Persib Bandung - sukabumiheadline.com

Olahraga

Resmi, Persib disanksi Rp148 Juta buntut Bobotoh rusuh

Senin, 6 Apr 2026 - 06:14 WIB

Ilustrasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump - sukabumiheadline.com

Internasional

Donald Trump desak gencatan senjata, Iran tolak mentah-mentah

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:06 WIB