22.4 C
Sukabumi
Selasa, April 23, 2024

Smartphone dengan Peforma Mewah, Spesifikasi Xiaomi 13T Dilengkapi Kamera Leica

sukabumiheadline.com - Xiaomi selalu menjadi incaran bagi...

Yakin Wanita Sukabumi Tak Minat Beli Yamaha QBIX 125? Intip Spesifikasi dan Harganya

sukabumiheadline.com l Yamaha QBIX 125 telah mengaspal...

Yamaha Gear Facelift Siap Meluncur, Desain Bongsor ala Skutik Maxi

sukabumiheadline.com l Yamaha kembali berencana meluncurkan skutik...

Fahri Hamzah Ajak Aklamasi Pilih Prabowo-Gibran

PolitikFahri Hamzah Ajak Aklamasi Pilih Prabowo-Gibran

sukabumiheadline.com l Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia itu mengajak rakyat Indonesia untuk membulatkan tekad, serta memantapkan hati mendukung pasangan Prabowo-Gibran.

Menurut Fahri Hamzah, 2024 merupakan waktu bagi Prabowo-Gibran untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Oleh karena itu, seluruh rakyat Indonesia secara aklamasi memilih Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

“Sekali putaran saja, 50 hari lagi. Tuntaskan transisi ini untuk memasuki Indonesia Emas 2045. Ini saatnya negeri kita. Ayo sahabat, ajak semua kerabat menjemput martabat!” kata Fahri Hamzah dalam keterangan persnya, Senin (25/12/2023).

Tidak ketinggalan Fahri juga menyampaikan alasan kenapa Prabowo-Gibran yang harus dipilih.

Iai menilai bahwa Prabowo-Gibran sangat pantas menjadi presiden dan wakil presiden di 2024. Sebab, hanya paslon nomor urut 02 yang diklaim mempunyai konsep jelas tentang arah masa depan bangsa Indonesia.

“Prabowo-Gibran, bukan hanya akan melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi sebelumnya, tetapi juga akan melengkapi dan menyempurnakan program-program pembangunan yang sudah ada, salah satunya melanjutkan mega proyek Ibu Kota Negara (IKN),” tutur Fahri.

Menjilat Jangan Berlebihan

Pernyataan Fahri Hamzah tersebut kemudian direspins Kepala Pelatih Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Ahmad Ali.

Ia mengingatkan agar Fahri Hamzah untuk tidak berlebihan “menjilat” pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Kalau mau menjilat jangan terlalu berlebihan lah, kalau ingin jadi menteri jangan terlalu buru-buru, ada proses demokrasi yang akan kita lewati,” kata Ahmad Ali.

Ahmad Ali mengeklaim mengenal Fahri Hamzah cukup dekat. Menurutnya, eks Wakil Ketua DPR RI itu sangat rasional dalam berdemokrasi. Baca berita tanpa iklan.

Namun, pernyataan Fahri Hamzah soal ajakan memilih Prabowo secara aklamasi dianggap telah menghilangkan sisi rasionalitas yang selama ini ada.

“Makanya saya bilang, kalau mau menjilat, mau menyenangkan pimpinan, ya jangan juga terlalu berlebihan,” kata.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer