sukabumiheadline.com – Jalan Lingkar Selatan Sukabumi telah menjadi akses penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi. Jalan Provinsi yang dibangun pada era Gubernur Jawa Barat asal Sukabumi, Ahmad Heryawan atau Kang Aher, ini berfungsi sebagai jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di pusat kota.
Dalam perkembangannya, Jalan Lingkar Selatan Sukabumi juga sekaligus mempercepat perjalanan ke berbagai area strategis, termasuk ke Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 ruas Cibadak-Sukabumi Barat.
Saat ini, jalur ini menjadi jalur penting kendaraan logistik menuju wilayah selatan. Kondisi jalan yang relatif baik dan lebar membuat nyaman dilintasi, meski punya sejumlah tikungan dan kontur menanjak yang butuh perhatian khusus pengemudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fungsi dan manfaat Jalan Lingkar Selatan

Jalan Lingkar Selatan atau biasa di sebut Jalur, ini menghubungkan titik-titik strategis di wilayah selatan Sukabumi ke Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, tanpa harus melewati pusat kota.
Dengan demikian, jalan ini berfungsi sebagai jalur alternatif mendukung kelancaran distribusi barang dan akses ekonomi. Bahkan, kini Jalur menjadi akses langsung ke Tol Bocimi, membuatnya kian vital sebagai penghubung utama dari Jakarta, Bogor menuju Sukabumi.
Lebih dari itu, Jalur juga menjadi pemacu perkembangan kawasan. Pertumbuhan permukiman dan area komersial baru di kawasan sepanjang jalan ini menambah dinamika lalu lintas.
Peran Jalan Lingkar Selatan
Dalam beberapa tahun ke depan, setelah ruas Jalan Tol Bocimi Seksi 3 tuntas dibangun, Jalur diprediksi bakal terus berkembang dan mendukung integrasi wilayah Sukabumi dengan pusat-pusat ekonomi di sekitarnya.
Terbukanya akses cepat ke Tol Bocimi menjadi nilai strategis dalam memperlancar distribusi barang dan jasa. Infrastruktur jalan yang terus ditingkatkan pada era Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga menjadi bukti kesiapan daerah menjawab tantangan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat.
Dengan kondisi infrastruktur yang terus membaik dan kemudahan akses, membuat Jalan Lingkar Selatan menjadi jalur favorit warga dan dunia usaha.
Tips aman berkendara di Jalan Lingkar Selatan

Penting diperhatikan, karakteristik di jalan ini menuntut kewaspadaan pengendara. Kontur jalan naik dan turun bisa mempengaruhi stabilitas kendaraan, terutama bila kondisi rem dan mesin kurang prima. Belum lagi kendaraan berat seperti truk logistik juga kerap melintas.
Arus lalu lintas di beberapa titik persimpangan dan menuju akses tol dapat mengalami kepadatan tanpa bisa diprediksi, terutama saat musim liburan atau long weekend.
Karenanya, pastikan melakukan pengecekan kendaraan terlebih dahulu, meliputi rem, kondisi ban dan tekanan angin, oli mesin serta cairan pendingin, aki dan kelistrikan, serta suspensi dan kaki-kaki kendaraan untuk mencegah kecelakaan dan memastikan kenyamanan perjalanan.
Berikut tips aman berkendara di Jalan Lingkar Selatan:
- Pertahankan kecepatan stabil dan hindari percepatan mendadak, terutama di tikungan dan turunan.
- Gunakan engine brake saat menuruni jalan untuk membantu pengereman tidak bekerja berlebihan.
- Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, terutama saat mengikuti truk atau kendaraan besar.
- Pastikan kondisi fisik prima dan hindari mengemudi saat mengantuk.









