sukabumiheadline.com – Brand olahraga ternama asal Jerman, Adidas akan meluncurkan varian baru pada produk pakaiannya, yaitu gamis bernuansa sepak bola.
Seperti diketahui, gamis menjadi pakaian orang yang beragama Islam sejak jaman dahulu yang umumnya terdiri dari tunik panjang atau jubah yang lazim dipakai oleh lelaki dan perempuan untuk menutupi auratnya sesuai dengan prinsip agama Islam sebagai orang Muslim.
Baca Juga: Intip gaya Zara anak Ridwan Kamil, pamer rambut pirang usai lepas hijab: Komen sepuasnya!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adidas berkolaborasi dengan seniman berumur 25 tahun dari Paris, yaitu Émile Samory Fofana yang memiliki darah keturunan dari negara Mali untuk membuat gamis.
“Teman-teman, Saya sangat senang untuk mempersembahkan kolaborasi pertama saya dengan Adidas. Kami telah mengembangkan gamis sepak bola fungsional untuk kalian agar nyaman di lapangan sebagaimana (beribadah) di sajadah. Saya sangat bahagia dengan hasil dari perpaduan ini,” tulis Émile Samory Fofana di Instagram-nya pada Sabtu, 23/06/2024.
Baca Juga: 5 inspirasi gaun pengantin modern untuk hijabers Sukabumi, terlihat modern, mewah dan beda

Baginya sepak bola memiliki arti luas dan berada di dalam hatinya karena ia menghabiskan banyak waktu saat kecil di Mali, tempat ia jatuh cinta dengan sepak bola. Gamis sendiri menjadi ciri budaya cara berpakaian orang Islam di Mali saat melaksanakan ibadah.
Baca Juga: Cantik dan Memesona, 5 Seleb Blasteran Tampil dengan Batik dan Kebaya
“Sepak bola berperan sebagai jembatan antara dua benua saya. Bagi saya, sepak bola adalah bentuk seni total dengan segala codifikasi, citra, keinginan menghasilkan keindahan, serta aspek bisnisnya seperti pasar, transaksi, dan lelang,” jelas Émile dilansir One Block Down.

Selama kecil Émile Samory menghabiskan waktunya dengan kultur yang ada di negara Mali yang senang bermain bola dan penduduknya yang mayoritas beragama Islam sebanyak 95%.
Baca Juga: 15 model hijab Muslimah Turki untuk santai, Hijabers Sukabumi tertarik?
“Saya punya kenangan sepak bola terbaik di Mali saat liburan sebagai anak. Saya bisa bermain sepanjang hari dan bahkan menonton empat pertandingan dalam satu hari,” ungkap Émile.
Baca Juga: Mengintip Gaya Busana Nuckiana, Selebgram Sukabumi asal Parungkuda

Dilihat di laman media sosial Instagram-nya, Émile Samory Fofana menjelaskan bahwa dirinya sudah setahun berkolaborasi dengan Adidas untuk merealisasikan tujuannya dalam menggabungkan seni sepak bola dengan budaya Afrika Barat, khususnya negara kecilnya di Mali.
Baca Juga: Busana Muslim Produksi Gadis Ciambar Sukabumi Ini Bikin Kamu Stylist
“Selama bertahun-tahun saya ingin menciptakan ini, dan kami mulai mengembangkan produk ini satu tahun yang lalu bersama tim luar biasa dari @adidasfootball. Terima kasih besar kepada @annelisebaumgarten @biancamast_ @madi_hmr @__fra__v dan semua orang dari markas besar Adidas di Herzo,” tulisnya dalam keterangan foto.

Design gamis sepak bola dari kolaborasi Adidas dan Émile ini merupakan revolusi besar dalam sejarah olahraga baik dalam Adidas dan budaya itu sendiri. Hal ini menjadi perpaduan antara budaya Eropa dengan budaya islam.
Design gamis yang berjubah putih menjuntai ke bawah kaki dengan tambahan simbol tiga garis merek Adidas yang berwarna emas menampilkan kesan mewah dan suci.
Émile Samory Fofana menjelaskan juga bahwa gamis ini akan diberikan secara eksklusif, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bagi yang tertarik boleh mengirim pesan secara personal melalui akun Instagram pribadinya.

“Sekarang giliran kamu, dan saya tidak sabar untuk melihat kalian mengenakannya. Pengeluaran pertama akan eksklusif untuk teman dan keluarga, tetapi jika kamu tertarik, kirimkan saya DM,” tulisnya.
Dirinya pun mengungkap pada caption akun Instagram-nya bahwa dirinya tidak pernah berhenti apa yang sudah ia mulai hingga dirinya dapat berkolaborasi dengan brand papan atas.
“Sebagai seorang seniman multidisiplin, saya bangga bisa menghidupkan proyek istimewa ini dan mewujudkan visi saya dari awal hingga akhir. Mulai dari membuat gamis sepak bola yang inovatif, bekerja dengan desainer adidas, melakukan styling pada model-model saya, melakukan pemotretan kampanye, hingga mengenakan produk saya sendiri,” tulisnya.