Gegerbitung lumbung jahe, ini 17 kecamatan penghasil tanaman biofarmaka di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 14 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Memiliki wilayah terluas di Jawa Barat, menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai penghasil berbagai jenis tanaman. Dari mulai hasil perkebunan seperti teh, kelapa hingga getah karet. Baca selengkapnya: Apa saja serta berapa luas dan hasil perkebunan di Kabupaten Sukabumi? Ini rinciannya

Tak hanya itu, Sukabumi juga merupakan penghasil berbagai jenis tanaman biofarmaka, seperti jahe, lengkuas dan kencur yang biasa digunakan sebagai bahan pembuat minuman jamu hingga kosmetik.

Bahkan, sejumlah kecamatan dari 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi, sanggup menghasilkan ratusan ribu hingga jutaan kilogram tanaman biofarmaka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total di Kabupaten Sukabumi sendiri dipanen sebanyak 2.460.730 kg (2022) dan 4.604.247 kg (2023) jahe. Lalu, 151.250 kg (2022) dan 95.950 kg (2023) lengkuas, serta Kencur sebanyak 314.467 (2022) dan 461.876 kg (2023).

Rekomendasi Redaksi: Ingat Gutta Percha Tjipetir tercecer di laut Eropa? Ini 18 kecamatan di Sukabumi penghasil getah karet

Berikut adalah 10 kecamatan penghasil tanaman biofarmaka di Sukabumi dikutip sukabumiheadline.com dari data Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Senin (14/10/2024).

  1. Ciemas:
    Jahe 28.800 kg (2022) dan 1.875 kg (2023), Lengkuas 40.072 kg (2022) dan 50.000 kg (2023), Kencur 30.000 kg (2022) dan 19.000 kg (2023)
  2. Waluran:
    Jahe 19.680 kg (2022) dan 45.000 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022/2023), Kencur 8.840 kg (2022) dan 650 kg (2023)
  3. Jampang Kulon:
    Jahe 26.680 kg (2022) dan 77.000 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022) dan 12.100 kg (2023), Kencur 10.200 kg (2022) dan 9.800 kg (2023)
  4. Cidolog:
    Jahe 48.000 kg (2022) dan 500.000 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022/2023), Kencur 3.750 kg (2022) dan 67.500 kg (2023)
  5. Sagaranten:
    Jahe 362.000 kg (2022) dan 280.000 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022) dan 0 kg (2023), Kencur 5.100 kg (2022) dan 101.800 kg (2023)
  6. Cidadap:
    Jahe 18.000 kg (2022) dan 250.000 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022) dan 0 kg (2023), Kencur 4.080 kg (2022) dan 52.500 kg (2023)
  7. Curugkembar:
    Jahe 28.800 kg (2022) dan 100.000 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022) dan 8.000 kg (2023), Kencur 9.650 kg (2022) dan 71.000 kg (2023)
  8. Pabuaran:
    Jahe 690.000 kg (2022) dan 35.000 kg (2023), Lengkuas 50.000 dan 0 kg (2023), Kencur 1.700 kg (2022) dan 95.000 kg (2023)
  9. Lengkong:
    Jahe 704.000 kg (2022) dan 56.500 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022/2023), Kencur 0 kg (2022/2023)
  10. Simpenan
    Jahe 151.000 kg (2022) dan 71.000 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022/2023), Kencur 4.420 kg (2022) dan 4.700 kg (2023)
  11. Purabaya
    33.480 kg (2022) dan 280.000 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022/2023), Kencur 0 kg (2022/2023)
  12. Gegerbitung
    Jahe 168.720 kg (2022) dan 1.872.250 kg (2023), Lengkuas 0 kg (2022/2023), Kencur 0 kg (2022/2023)
  13. Kebonpedes
    Jahe 21.000 kg (2022) dan 13.300 kg (2023), Lengkuas 6.510 kg (2022) dan 13.000 kg (2023), Kencur 16.000 kg (2022) dan 11.000 kg (2023)
  14. Cireunghas
    68.880 kg (2022) dan 535.000 kg (2023), Lengkuas dan Kencur 0 kg (2022/2023)
  15. Sukalarang
    Jahe 29.380 kg (2022) dan 13.000 kg (2023), 0 kg (2022/yang 2023), Kencur 2.680 kg (2022) dan 0 kg (2023)
  16. Kadudampit
    Jahe 11.920 kg (2022) dan 96.420 kg (2023), Lengkuas dan Kencur 0 kg (2022/2023)
  17. Kabandungan
    Jahe 7.100 kg (2022) dan 4.000 kg (2023), Lengkuas 3.502 kg (2022) dan 4.500 kg (2023), Kencur 4.420 kg (2022) dan 7.000 kg (2023)

Berdasarkan data di atas, pada 2023, Gegerbitung menjadi penghasil tanaman jahe, yakni sebanyak 1.872.250 kg pada 2023. Sedangkan, Kencur

Berita Terkait

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas
Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%
Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%
Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga
Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?
Mendirikan Koperasi Desa Merah Putih di Sukabumi? Begini mekanisme, skema dan usahanya
Klaim program Makan Bergizi Gratis luar biasa bagi ekonomi, Luhut: Kita semua terperangah
Pemprov Jawa Barat dapat uang fantastis setelah bebaskan utang pajak kendaraan

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 12:00 WIB

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas

Rabu, 2 April 2025 - 14:00 WIB

Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%

Rabu, 2 April 2025 - 01:24 WIB

Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:00 WIB

Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:00 WIB

Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?

Berita Terbaru