Hari Ini, 28 Desember 7 Tahun Lalu, Pesawat AirAsia Jatuh

- Redaksi

Selasa, 28 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat AirAsia. l Istimewa

Ilustrasi pesawat AirAsia. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Hari ini, 28 Desember tujuh tahun lalu, pesawat AirAsia jatuh pada tahun 2014 hingga momen lainnya. Jatuhnya pesawat tersebut menjadi salah satu kejadian yang tak dapat dilupakan publik Indonesia, pesawat AirAsia yang terbang dari Surabaya menuju Singapura jatuh di Selat Karimata.

AirAsia 8501 nomor penerbangan QZ8501 bertolak dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, menuju Singapura. Namun, pesawat hilang kontak pada jam 06:17 WIB atau ada yang menyebut 07:24 WIB setelah lepas landas jam 05:35 WIB.

Baca Juga :  Rumah Warga Babakananyar Sukabumi Nyaris Ambruk, Kapal Tongkang Dituding Jadi Penyebab

Pilot Kapten Iriyanto meminta izin naik ke ketinggian 38.000 kaki untuk menghindari awan tebal kumulonimbus. Pada akhirnya, pesawat hilang kontak saat terbang di atas Laut Jawa antara Kalimantan dan Pulau Jawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencarian korban dipimpin Otoritas Penerbangan Sipil Indonesia, dibantu tim gabungan dari Basarnas, TNI Angkatan Darat, Rescue Coordination Center (RCC) Singapura, serta negara Malaysia, Australia, hingga India.

Baca Juga :  LPG 3 Kg Tak Lagi Lewat Pengecer, Warga Sukabumi Wajib Siapkan Ini

Hasil pencarian menyimpulkan sebanyak 162 korban yang terdiri dari 156 penumpang dan tujuh awak pesawat meninggal dunia. Dengan demikian, tak ada jiwa selamat dari peristiwa tersebut.

Jatuhnya AirAsia QZ5801 bukan merupakan kecelakaan pesawat pertama dalam sejarah penerbangan Indonesia. Pada 1997, tragedi Garuda di Medan yang menewaskan 234 orang, dan jatuhnya pesawat Lion Air pada 2018 yang menewaskan 189 orang di perairan Karawang, Jawa Barat.

Berita Terkait

Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv: Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran
Mojtaba Khamenei resmi gantikan sang ayah sebagai pemimpin tertinggi Iran
Iran sendirian perang vs AS-Israel, kenapa China dan Rusia masih menahan diri?
AS sudah keluarkan pesawat Bomber B-2 Spirit dari garasi, Iran belum takluk
Drone murah Iran bikin AS rugi Rp33,7 triliun
Menguak alasan tes DNA dilarang di Israel, Benjamin Netanyahu keturunan Polandia
Arab Saudi pastikan wilayahnya aman, WNI asal Sukabumi: Hanya kepentingan AS
Profil Ali Khamenei: Innalillahi, pemimpin tertinggi Iran dibunuh AS-Israel

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:03 WIB

Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv: Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran

Senin, 9 Maret 2026 - 09:49 WIB

Mojtaba Khamenei resmi gantikan sang ayah sebagai pemimpin tertinggi Iran

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:03 WIB

Iran sendirian perang vs AS-Israel, kenapa China dan Rusia masih menahan diri?

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:05 WIB

AS sudah keluarkan pesawat Bomber B-2 Spirit dari garasi, Iran belum takluk

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:08 WIB

Drone murah Iran bikin AS rugi Rp33,7 triliun

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131