Hewan Kurban di Cibadak Sukabumi Sulit Terjual, Pedagang Sebut Dampak PPKM

- Redaksi

Jumat, 16 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapak jual hewan kurban milik Asep Saepudin (52 tahun) sepi pembeli. | Foto: Andika Putra

Lapak jual hewan kurban milik Asep Saepudin (52 tahun) sepi pembeli. | Foto: Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com – Pedagang hewan kurban di Sukabumi mengeluh sulit mendapat pelanggan di masa PPKM Darurat ini, sementara hari raya Idul Adha tinggal hitungan hari.

Seperti dialami Asep Saepudin (52 tahun) pedagang hewan kurban di Jalan Raya Karang Tengah Desa Lembursawah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Asep menjual sapi dan kambing. Ia mengatakan kondisi penjualan pada tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu.

“Kalo dibandingkan dengan tahun kemarin perbedaannya sangat jauh. Tahun sekarang sangat sepi,” ungkap Asep kepada sukabumiheadlines.com, Jumat, 16 Juli 2021.

Menurutnya, adanya PPKM Darurat yang sedang berlangsung sangat berpengaruh terhadap penjualannya.

Baca Juga :  14 Larangan Baru yang Ancam Masa Depan PNS dan PPPK di Sukabumi

“Jujur saja, kalau saat ini sangat-sangat berpengaruh terhadap penjualan kami. Apalagi sekarang lagi PPKM darurat,” katanya.

Biasanya dalam sepekan menjelang Lebaran Idul Adha, banyak permintaan dari pemesan. Namun, sampai saat ini masih sepi pembeli. Asep mengalami kerugian yang cukup drastis mencapai 60 persen.

“Seminggu mendekati lebaran biasanya 30 ekor bisa habis terjual dan kita sudah bisa belanja lagi. Sekarang hanya beberapa ekor saja yang sudah terjual,” tutupnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong pemerintah genjot PAD
Kisah Umar, ojol asal Sukabumi tulang punggung keluarga: Patah tulang dada dan rahang
Identitas ojol asal Sukabumi dilindas mobil Rantis Brimob, satu tewas
Remaja putri asal Sukabumi laporkan Habib Kwitang dan WNA Arab Saudi ke Bareskrim Polri
Kemenko PMK temukan masalah baru di Sukabumi ketika renovasi rumah keluarga Raya
Dedi Mulyadi: Bupati Sukabumi sulit dihubungi, tapi problemnya banyak sekali
Pelajar Sukabumi menjerit ke KDM, setiap hari ke sekolah bertaruh nyawa
Nangis karena dipingpong, pengakuan relawan urus balita Sukabumi meninggal sebab cacingan akut

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:28 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong pemerintah genjot PAD

Jumat, 29 Agustus 2025 - 13:45 WIB

Kisah Umar, ojol asal Sukabumi tulang punggung keluarga: Patah tulang dada dan rahang

Jumat, 29 Agustus 2025 - 00:04 WIB

Identitas ojol asal Sukabumi dilindas mobil Rantis Brimob, satu tewas

Kamis, 28 Agustus 2025 - 12:08 WIB

Remaja putri asal Sukabumi laporkan Habib Kwitang dan WNA Arab Saudi ke Bareskrim Polri

Rabu, 27 Agustus 2025 - 23:40 WIB

Kemenko PMK temukan masalah baru di Sukabumi ketika renovasi rumah keluarga Raya

Berita Terbaru

Rumah politisi Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara dikepung akibat kemarahan massa yang diduga atas ucapannya yang menjadi viral di media sosial - Ist

Daerah

Rumah Ahmad Sahroni dikepung massa, isinya dijarah

Sabtu, 30 Agu 2025 - 18:42 WIB

Penutupan Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2025 dan Pembukaan Masa Sidang Kedua Tahun Sidang 2025 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong pemerintah genjot PAD

Sabtu, 30 Agu 2025 - 15:28 WIB