Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan - Honda

Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan - Honda

sukabumiheadline.com – Motor bebek dari pabrikan asal Jepang, Honda, hadir dengan tunggangan terbarunya yang gaya trail untuk menjawab kebutuhan pengendara Indonesia. Honda X-Tracker 150 cc 2026 resmi meluncur dengan desain trail modern dan mesin efisien, dan tangguh saat melintasi berbagai medan tanpa mengorbankan faktor kenyamanan.

Dilansir AP Motor, otor ini menempatkan dirinya sebagai opsi rasional di segmen motor bebek trail entry-level dengan harga sangat terjangkau.

Honda X-Tracker 150 cc bukan motor trail murni yang identik dengan harga tinggi dan penggunaan khusus. Honda memosisikan motor ini sebagai kendaraan serbaguna yang bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Dari mulai bekerja, kuliah, sekaligus andal di jalan tanah dan berbatu ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klaim tersebut sangat relevan untuk kondisi jalan di Indonesia, terutama di daerah pinggiran kota dan pedesaan.

Desain Honda X-Tracker 150 cc 2026 terasa agresif dengan bahasa trail modern. Postur motor ramping namun kokoh, memberikan kesan siap diajak bertualang di medan sulit sekaligus nyaman untuk mobilitas rutin.

Motor ini dibekali fitur visual menarik yang disematkan meliputi lampu depan LED dengan bentuk tajam dan panel instrumen digital yang ringkas namun informatif.

Baca Juga :  3 warna Honda NWG150 guncang pasar skutik 150 CC, desain futuristik dan harga terjangkau

Ban tipe dual-purpose dengan tapak lebih tebal, membuat motor ini punya daya cengkram yang lebih baik di berbagai permukaan jalan. Ground clearance-nya juga cukup tinggi untuk melindas jalanan rusak atau tidak rata.

Mesin 150 cc berpendingin udara

Honda membekali X-Tracker dengan mesin 150 cc satu silinder berpendingin udara yang dirancang menitikberatkan pada efisiensi bahan bakar. Mesin ini menghasilkan tenaga dan torsi responsif untuk menghadapi kondisi stop-and-go dalam kemacetan kota. Mesin ini juga mampu diandalkan saat melintasi rute berbatu ringan atau tanjakan terjal.

Sistem pendingin udara dipilih agar perawatan motor lebih mudah, terutama bagi pengguna di daerah yang minim bengkel resmi. Ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan kendaraan rugged sekaligus mudah dirawat dan ekonomis dalam pengoperasian.

Untuk sektor suspensi, Honda mempercayakan bagian depan dengan telescopic fork dan suspensi belakang monoshock untuk menunjang performa di medan campuran. Kombinasi ini efektif meredam guncangan saat motor melewati jalan berlubang, berbatu, maupun jalur tanah yang tidak rata.

Baca Juga :  Penantang Honda BeAT meluncur di Jepang, bagasi lega, harga bersaing

Posisi duduk ergonomis dan joknya yang lebar membuat X-Tracker nyaman digunakan untuk perjalanan menengah.

Meski suspensinya disetel agak kaku, hal ini wajar mengingat fokus utama motor adalah stabilitas dan handling di jalanan tidak rata. Kenyamanan di jalan aspal mulus memang terasa standar, tetapi performa handling tetap mantap saat menghadapi medan petualangan.

Harga kompetitif

Salah satu keunggulan utama Honda X-Tracker 150 cc adalah harga yang sangat kompetitif, yaitu di kisaran Rp15–16 jutaan. Bandingkan dengan motor trail 150 cc lain seperti Kawasaki KLX 150 yang dijual dengan harga jauh lebih tinggi.

Strategi harga ini membuat X-Tracker menjadi pintu masuk ideal bagi pemula yang ingin merasakan sensasi motor trail tanpa harus mengeluarkan dana besar.

Harga terjangkau dengan fitur dan kemampuan yang memadai membuka peluang besar bagi konsumen yang ingin motor serbaguna untuk segala medan.

Sebagai perbandingan, jika Anda mencari motor trail murni dengan performa lebih tinggi, Anda bisa melihat Honda CRF250L yang harganya jauh di atas, yakni sekitar Rp86,72 juta.

Berita Terkait

Impor 35.000 pickup Mahindra: Spek dan harga mobil Kopdes Merah Putih dari India
Spesifikasi dan harga Triumph Scrambler 1200, dipakai Dedi Mulyadi keliling Jawa Barat
Honda Wave 125 punya USB-C Charger, konsumsi BBM 71,4 km/liter, harga?
Daihatsu e-Hijet Cargo – Daihatsu e-Atrai, mobil listrik hasil kerja bareng Suzuki dan Toyota
Honda Giorno+ 2026 sudah dipasarkan, cek harga dan spesifikasi
Honda Super Cub C125 2026, cek harga dan spesifikasinya di Indonesia
Hobi motor klasik? Meluncur Kawasaki W175 ABS dan Street dengan harga terjangkau
Honda SP160: Cek harga dan spesifikasi sportbike non fairing, MegaPro reborn?

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:02 WIB

Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:27 WIB

Impor 35.000 pickup Mahindra: Spek dan harga mobil Kopdes Merah Putih dari India

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:00 WIB

Spesifikasi dan harga Triumph Scrambler 1200, dipakai Dedi Mulyadi keliling Jawa Barat

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:32 WIB

Honda Wave 125 punya USB-C Charger, konsumsi BBM 71,4 km/liter, harga?

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:05 WIB

Daihatsu e-Hijet Cargo – Daihatsu e-Atrai, mobil listrik hasil kerja bareng Suzuki dan Toyota

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131