sukabumiheadline.com – Rumah mewah yang menjadi lokasi pembunuhan di Lawang Gintung, Bogor, Jawa Barat, bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga berfungsi sebagai kantor untuk perusahaan rental mobil PT La Duta Car Rental dan praktik hukum Farida Felix.
Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, rumah tersebut menjadi tempat kejadian perkara atau TKP dugaan kasus pembunuhan seorang petugas satpam asal Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Septian.
“Jadi bukan tempat tinggal saja, ada rental sampai kantor pengacara,” kata Kapolsek Bogor Selatan Kompol Maman Firmansyah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Abraham Michael diketahui pernah menjadi mahasiswa di salah satu kampus swasta di Jakarta, namun informasi lebih lanjut mengenai profesinya saat ini belum terungkap. Namun, sumber lain menyebutkan ia juga berprofesi sebagai pengacara.
“Untuk profesinya belum diketahui saat ini. Tapi, dia pernah menjadi mahasiswa di Jakarta,” ujarnya.
Abraham Michael, anak seorang pengacara terkenal, ditangkap setelah membunuh Septian, seorang satpam, di rumah mewah mereka di Lawang Gintung.
Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat (17/1/2025), akibat cekcok yang berujung pada tindakan kekerasan.
Kronologis pembunuhan Septian
Dikutio dari laman resmi Polri, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo menjelaskan perkelahian antara Abraham dan Septian dipicu oleh teguran yang dilontarkan oleh satpam tersebut pada Kamis (16/1/2025).
Abraham menikam Septian dengan sebilah pisau yang baru dibelinya, menyebabkan luka parah di perut korban.
“Ada rasa dongkol atau gimana. Awalnya ditegur terlebih dahulu. Korban mengalami luka sobek tusuk di perut,” jelas Eko.
Sebelum insiden tersebut, Abraham diketahui menyuruh dua asisten rumah tangganya (ART) untuk pulang kampung.
“ART-nya malah disuruh pulang ke Jawa oleh si majikan yang diduga membunuh satpam itu,” kata Kompol Maman Firmansyah.
Tindakan ini diduga merupakan bagian dari rencana jahat Abraham. Setelah melakukan pembunuhan, Abraham tidak melarikan diri.
Ibu Abraham mengantar putranya ke kantor polisi untuk menyerahkan diri, dan bahkan mendampingi Abraham saat dimintai keterangan.
“Dia tidak kabur. Malah dia diantar oleh ibunya ke luar rumah untuk diserahkan ke kami (polisi). Saat ini sudah di Polresta sedang dimintai keterangan,” jelas Eko.