Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad D, pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar - Ist

Jasad D, pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar - Ist

sukabumiheadline.com – Polres Nagan Raya menyerahkan jenazah seorang sopir truk asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kepada pihak perusahaan. Pria berinisial D (22) tercatat sebagai warga Desa Wangureja, Kecamatan Nyalindung.

Jenazah D yang disimpulkan meninggal dunia akibat gantung diri (gandir), kini sudah diserahkan kepada pihak perusahaan tempatnya bekerja untuk dipulangkan ke keluarga pada Sabtu (17/1/2026) setelah seluruh proses administrasi dinyatakan selesai.

1. Gandir di dalam truk

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

D ditemukan meninggal dunia pada Kamis (15/1/2026) malam di dalam truk UD Truck CKE 250 yang terparkir di depan Masjid Desa Blang Muko. Selanjutnya, jenazah D sempat dibawa ke RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya pada Jumat (16/1/2026) malam untuk pemeriksaan awal dan visum.

Diberdayakan sukabumiheadline.com sebelumnya, D meninggal dunia setelah ditemukan tergantung di dalam truk yang dikemudikannya saat terparkir di jalan nasional kawasan Desa Blang Muko, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya. Baca selengkapnya: Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal, mewakili Kapolres Nagan Raya AKBP Benny Bathara, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan seluruh tahapan penyelidikan sesuai prosedur.

“Petugas mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta membawa D ke rumah sakit untuk pemeriksaan awal,” ujar Muhammad Rizal, Ahad (18/1/2026), dilansir Aceh Ground.

2. Keluarga tolak otopsi

Penyidik, lanjutnya, telah menerima surat pernyataan resmi dari pihak keluarga D yang menyatakan menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut. Dalam surat itu, keluarga juga menolak dilakukan otopsi dan meminta agar perkara tidak dilanjutkan ke ranah hukum.

“Keluarga memohon agar jenazah segera diserahkan untuk dimakamkan,” katanya.

Selain dari keluarga, penyidik juga menerima surat permohonan dari PT Sayap Buana Logistik, perusahaan tempat korban bekerja, yang meminta agar penanganan perkara tidak dilanjutkan ke proses hukum.

3. Diserahkan ke pihak perusahaan 

Setelah seluruh permohonan dan administrasi dipenuhi, polisi menyerahkan jenazah beserta barang pribadi korban kepada pihak perusahaan untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga di Jawa Barat.

Penyidik juga menyerahkan satu unit truk box Mitsubishi Nissan kepada perwakilan perusahaan, yakni Kepala Koordinator Driver PT Sayap Buana Logistik.

4. Cekcok dengan pacar 

Petugas juga menemukan rekaman pesan suara (voice note) pada ponsel korban yang mengindikasikan adanya pertengkaran dengan kekasihnya sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan kasus tersebut telah ditangani secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

5. Tidak ditemukan unsur pidana

Muhammad Rizal menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana yang melibatkan pihak lain.

“Keterangan saksi mengarah pada adanya persoalan pribadi yang dialami korban,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, korban diduga meninggal dunia akibat gandir menggunakan tali tambang yang diikat pada pegangan pintu bagian dalam truk sebelah kiri.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta
Innalillahi, pria asal Cicurug Sukabumi jadi korban tabrakan maut
Perempuan asal Sukabumi terancam penjara 12 tahun di Mataram, NTB
Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB