Jatanras Polres Sukabumi Ungkap 2 Kasus Curanmor di Simpenan dan Cibadak

- Redaksi

Jumat, 13 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra saat jumpa Pers di Mapolres Sukabumi, Jumat (13/8/2021). I Istimewa

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra saat jumpa Pers di Mapolres Sukabumi, Jumat (13/8/2021). I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Jatanras Polres Sukabumi diapresiasi oleh Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra. Apresiasi tersebut atas pengungkapan dua kasus pencurian bermotor yang terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi dalam kurun waktu satu minggu.

“Saya turut bangga dan turut senang atas pengungkapan dari Satreskrim Polres Sukabumi yang mengungkap dua laporan Polisi, yaitu di Polsek Simpenan dan Polsek Cibadak,” ujar Dedy saat jumpa pers di Mapolres Sukabumi, Jumat (13/8/21).

Kejadian di Polsek Simpenan ada empat tersangka, satu tempat kejadian perkara (TKP) dengan empat barang bukti. Sedangkan di Polsek Cibadak ada dua tersangka satu TKP, dengan jumlah barang bukti yang sama yakni empat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari enam tersangka kita amankan delapan unit kendaraan bermotor berbeda merk. Pasal yang disangkakan yaitu tindak pidana pencurian dengan pemberatan curanmor roda dua, pasal 363 ayat (3), (4), (5) KUHP ancaman hukumannya 7 tahun penjara untuk perkara tersebut,” jelasnya.

“Untuk waktu kejadian pada hari Selasa 9 Maret 2021 di Kampung Bojong, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan dan satu lagi pada hari Minggu 11 April 2021 di parkiran pasar Cibadak, yang Cibadak ini dua tersangka empat BB,” sambungnya.

Ke 6 tersangka tersebut di antaranya, di Polsek Simpenan inisial SF, ND, AR dan HD. Sedangkan di Cibadak inisial LH dan RT. “Untuk DPO inisial GL Polsek Simpenan, sementara yang di Cibadak masih ada DPO dua orang,” jelasnya.

Peran tersangka, masih kata Dedy, mengambil unit kendaraan roda dua merk Honda CRF warna merah putih yang kemudian dijual kepada tersangka ND. Sedangkan peran ND selanjutnya menjual kembali kendaraan tersebut kepada tersangka HD melalui perantara tersangka AR.

Sedangkan untuk yang di Cibadak, peran tersangkanya RM dan MH sebagai joki untuk mengawasi keadaan sekitar yang siap berada di motor jika terjadi sesuatu.

“Untuk peran dua orang DPO yang belum tertangkap itu adalah pelaku pencurian. Motif dari mereka adalah kebutuhan ekonomi dan residivis,” bebernya.

Sementara untuk kejadian yang terjadi di wilayah utara, tambah Dedy, mereka itu memang selalu berempat, hanya dua DPO, dibeberapa TKP itu mereka berempat, dan mereka residivis juga,” ungkapnya.

Berita Terkait

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi
Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional
Warga Nyalindung minta kepastian perbaikan jalan, ini kata Bupati Sukabumi
Kronologi pria Cibadak Sukabumi ditemukan meninggal dunia di kolong dermaga
Niat dibikin bagus, angkot trayek 035 di Sukabumi malah ludes terbakar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:27 WIB

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:01 WIB

Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:58 WIB

Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:34 WIB

Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:22 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional

Berita Terbaru

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta - Suzuki

Otomotif

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi sampah menumpuk dipinggir jalan - sukabumiheadline.com

Lingkungan

Kabupaten Sukabumi hasilkan 35.718 ton sampah per hari

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:48 WIB