Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iklan kaki palsu Adidas - Ist

Iklan kaki palsu Adidas - Ist

sukabumiheadline.com – Adidas menghadapi tekanan boikot internasional setelah menggunakan mantan tentara Israel Shalev Biton sebagai wajah kampanye layanan Single Shoe di tengah banyaknya warga sipil Gaza yang kehilangan anggota tubuh akibat serangan Israel.

Iklan tersebut telah memicu perdebatan mengenai citra merek dan masa depan bisnis perusahaan di sejumlah pasar utama.

Keputusan Adidas memilih Biton, yang telah pensiun dari militer Israel, sebagai wajah kampanye layanan “satu sepatu” telah meningkatkan kecaman dan seruan boikot terhadap perusahaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkembangan itu juga kembali memunculkan perdebatan mengenai kebijakan merek global perusahaan asal Jerman tersebut serta besarnya pasar tempat Adidas menjalankan bisnis.

Dikutip dari Anadolu Agency, Adidas menyatakan kampanye tersebut dibuat oleh tim lokal di Israel dan bukan bagian dari strategi periklanan global perusahaan.

Dalam pernyataan yang disampaikan Adidas Arabia, perusahaan mengatakan menyadari kekhawatiran yang ditimbulkan kampanye tersebut di kawasan, menyampaikan permintaan maaf, dan menegaskan bahwa berbagai sensitivitas terkait masalah itu ditanggapi secara serius.

Seruan boikot di tingkat internasional terus meningkat karena seorang mantan tentara Israel digunakan untuk mempromosikan produk bagi penyandang amputasi pada saat banyak warga sipil di Gaza kehilangan anggota tubuh mereka.

Berita Terkait

Warga Tel Aviv dukung oposisi dan Partai Arab Israel bersatu gulingkan Netanyahu
Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53
Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv
Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya
Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:15 WIB

Warga Tel Aviv dukung oposisi dan Partai Arab Israel bersatu gulingkan Netanyahu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Berita Terbaru