Kaki Daun, dari Palagan Bojongkokosan Sukabumi untuk Lingkungan Berkualitas

- Redaksi

Minggu, 8 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Komunitas Kaki Daun. l Herpiyana Apandi

Kegiatan Komunitas Kaki Daun. l Herpiyana Apandi

sukabumiheadline.com – Kaki Daun lahir sebagai sebuah komunitas yang peduli terhadap cagar budaya dan lingkungan hidup. Kaki Daun lahir dan tumbuh di kawasan Palagan Perjuangan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Pada 9 November tahun ini, usia Kaki Daun tepat 11 tahun, walaupun baru dideklarasikan pada tanggal yang sama satu tahun setelah kelahirannya.

“Usia yang terbilang muda, tapi Kaki Daun turut berperan aktif dalam melestarikan cagar budaya, dan ikut berupaya mewujudkan lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagai hak asasi setiap warga negara indonesia,“ ujar Ketua Komunitas Kaki Daun Saepul Rohman kepada sukabumiheadline.com, Ahad (8/8/2021).

Sebut Saepul, hingga kini Kaki Daun terus berupaya membangun kesadaran tentang kualitas lingkungan hidup yang semakin menurun dan mengancam kelangsungan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Baca Juga :  38 Orang Jualan Barang Haram Senilai Rp781 Juta di Sukabumi

“Sehingga perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang konsisten oleh semua pemangku kepentingan,“ imbuh dia.

Karenanya, sebut Saepul, Kaki Daun terus aktif mewujudkan keterpaduan pembangunan antarsektor dan antarpelaku dalam pemanfaatan ruang melalui program Gema Raksa untuk penanganan bencana alam dengan melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan konservasi lingkungan.

“Banyak kegiatan sudah dilakukan, dari mulai penanaman pohon, hingga bersih-bersih kawasan bersejarah, seperti talang di kawasan Palagan Bojongkokosan. Bahkan, memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia tahun lalu, kami membentangkan bendera merah putih berukuran raksasa di tebing situs perjuangan Palagan Bojongkokosan,“ pungkasnya.

Berita Terkait

Siti Rifqotunnada, content creator humanis asal Sukabumi yang hobi travelling
BPKH dan DT Peduli gelar pelatihan UMKM warga Kampung Haji Sukabumi
Profil OCCRP, visi dan misi organisasi yang masukkan Jokowi ke daftar Presiden Terkorup 2024
Peduli owa melalui cinetalk “The Gibbons Calling of Hope, Swing for Freedom” di Sukabumi
Sukarelawan Sosial Kemanusiaan di Sukabumi gelar peringatan HUT ke-79 PMI
Mengenal cara peduli lingkungan ala Komunitas Ngobrol Manfaat Sukabumi
Intip keunggulan dan fasilitas BLK Komunitas Daarul Muttaqien Bojonggenteng Sukabumi
Jaringan internet berbasis komunitas untuk desa tangguh bencana di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:01 WIB

Siti Rifqotunnada, content creator humanis asal Sukabumi yang hobi travelling

Rabu, 12 Maret 2025 - 11:00 WIB

BPKH dan DT Peduli gelar pelatihan UMKM warga Kampung Haji Sukabumi

Rabu, 1 Januari 2025 - 17:35 WIB

Profil OCCRP, visi dan misi organisasi yang masukkan Jokowi ke daftar Presiden Terkorup 2024

Minggu, 1 Desember 2024 - 18:42 WIB

Peduli owa melalui cinetalk “The Gibbons Calling of Hope, Swing for Freedom” di Sukabumi

Minggu, 22 September 2024 - 12:02 WIB

Sukarelawan Sosial Kemanusiaan di Sukabumi gelar peringatan HUT ke-79 PMI

Berita Terbaru