sukabumiheadline.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengeklaim pemerintah provinsi sudah membangun jalan provinsi secara terkoneksi. Dia mencontohkan, pembangunan Jembatan Sodongkopo di Kabupaten Pangandaran yang sudah selesai dan diresmikan pada Selasa (26/5/2026) malam.
“Sampai memasang lampu di Jembatan Sodongkopo,” kata Dedi usai Salat Idul Adha di Masjid Al Hikmah, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu (27/5/2026).
Langkah selanjutnya, pria yang akrab dipanggil KDM itu mengaku akan fokus mengurus lembur atau desa-desa. Menurut dia, orang desa terdepan dalam hal setia kepada negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tapi giliran pembangunan di desa, selalu di urutan terakhir. Harusnya lembur di urus, kota ditata,” ujarnya.
Dia menegaskan, jalan di desa harus bagus. Dedi sudah mempersiapkan skenario pembangunan di desa.
“Pertama, dibangun langsung sama provinsi. Kedua, dibangun sama desa lewat bantuan keuangan desa. Dimulai bertahap,” ujarnya.

Pemerintah provinsi akan memprioritaskan membangun jalan desa yang rusak parah. Nantinya, jalan mulus ditambah lampu PJU akan ada di tiap jalan desa.
“Ketiga, memperbaiki rumah rakyat miskin. Namun konsepnya harus kembali ke rumah buhun, rumah tradisional. Rumah panggung harus tetap panggung, rumah bilik tetap bilik. Sebab rumah panggung dan bilik punya harkat dan martabat,” katanya.
Hal lain yang menjadi prioritas adalah memperbaiki pendidikan, semua anak di Jawa Barat harus sekolah minimal sampai SMA. Bagi siswa yang tidak mampu, pemerintah menyiapkan sekolah negeri.
“Sekolah negeri free, nggak usah bayar. Bagi siswa tak mampu yang sekolah di sekolah swasta, dibayari sama pemerintah,” kata Dedi.









