Di Sukabumi Wamendikdasmen ungkap setengah juta lebih anak di Jabar tak sekolah

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak jalanan di Indonesia - sukabumiheadline.com

Ilustrasi anak jalanan di Indonesia - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengungkap setengah juta lebih anak di Provinsi Jawa Barat tidak sekolah. Jumlah tersebut menjadikan provinsi yang dipimpin Dedi Mulyadi tersebut nomor 1 wilayah paling banyak anak tidak sekolah (ATS).

Dijelaskan Fajar, setidaknya ada sebanyak 527.000 anak dengan status ATS se-Jawa Barat. Hal itu diungkap Fajar dalam keterangannya saat melakukan audiensi dan dialog pendidikan di SMP 1 Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026)

“Di Provinsi Jawa Barat, yang kami punya datanya itu adalah 527.000 (anak) atau setengah juta lebih, setengah juta lebih yang ATS di Provinsi Jawa Barat,” kata Wamen asal Kadudampit, Kabupaten Sukabumi itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq - Ilustrasi sukabumiheadline.com
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq – Ilustrasi sukabumiheadline.com

Menurutnya, ada tiga variabel yang dijadikan anak dengan status ATS. Pertama, anak tidak pernah sekolah mengenyam pendidikan sama sekali. Kedua, anak yang tidak melanjutkan sekolah pada jenjang berikutnya dan ketiga adalah anak yang telah di-drop out serta tidak kembali bersekolah.

“Ini gambaran bahwa satu sisi kita sedang menggenjot mutu (pendidikan), di saat yang sama akses pencapaian positif kita ternyata belum sepenuhnya bisa tersosialisasi,” ucap dia.

Fajar juga mengungkap sejumlah faktor yang memengaruhi tingginya ATS atau putus sekolah, mulai dari ekonomi, dukungan orang tua, hingga akses menuju sekolah yang masih sulit.

“Karena ekonomi, motivasi belajar. Misalnya orang tua tidak mendukung. Mohon maaf, orang tua lebih baik membawa anaknya pergi ke pasar, pergi ke sawah untuk membantu (secara ekonomi), yang ketiga karena faktor geografis, jangkauannya jauh. Jalannya harus 2 jam, 3 jam,” ungkap Fajar.

Untuk mengatasi permasalahan itu, Fajar mengungkap bahwa metode pembelajaran secara jarak jauh dianggap bisa menjadi solusi atas tingginya angka ATS.

“Kami harapkan semua stakeholder pendidikan, tidak hanya formal dan nonformal, itu mengaktivasi semua jalur supaya tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak sekolah,” tutur Fajar.

Bantuan Rp154 miliar 

Pada kesempatan yang sama, Fajar juga mengungkap bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mendapatkan bantuan total sebesar Rp154 miliar untuk revitalisasi bangunan sekolah, mulai dari PAUD, SD hingga SMP.

Menurut wakil menteri yang juga putra asli Sukabumi itu, bantuan revitalisasi atau perbaikan sekolah itu lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp108 miliar. Baca selengkapnya: Kemendikdasmen guyur Pemkab Sukabumi Rp154 miliar untuk PAUD hingga SMP

Berita Terkait

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan
Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia
Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta
Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Nyerah, DPRD dan Pemprov Jawa Barat akhirnya sepakat ngutang Rp3,4 triliun
Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis

Berita Terbaru

Ilustrasi dukun di Indonesia - sukabumiheadline.com

Kultur

5 cerita dan cap hitam teluh Jampang Sukabumi

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB

Le Minerale sponsori Persib Bandung - Ist

Nasional

Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:00 WIB