26.8 C
Sukabumi
Minggu, Juli 14, 2024

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Yakin Wanita Sukabumi Tak Minat Beli Yamaha QBIX 125? Intip Spesifikasi dan Harganya

sukabumiheadline.com l Yamaha QBIX 125 telah mengaspal...

Desain Ala Skuter Retro, Intip Spesifikasi dan Harga Suzuki Saluto 125

sukabumiheadline.com l Di belahan dunia lain, Suzuki...

Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Turun, PDIP Terseret

PolitikKepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Turun, PDIP Terseret

SUKABUMIHEADLINE.com l Mengikuti tren penurunan terhadap kinerja Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, tren elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga mengalami penurunan pada survei terbaru yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada April 2022.

Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi. “Saya sampaikan bahwa approval Presiden Jokowi turun, pertanyaannya apakah ada dampak terhadap elektabilitas partai? Kita punya pola ketika approval Pak Jokowi turun yang paling terdampak adalah PDIP dan datanya mengatakan demikian,” kata Burhanuddin, Selasa (26/4/2022).

Pada Februari 2022 lalu, kata Burhanuddin, elektabilitas PDIP menyentuh angka 26,8 persen. Sedangkan pada April 2022 turun menjadi 23,7 persen. “Meskipun masih unggul, tetapi elektabilitasnya dibanding Februari turun,” ujarnya.

Sedangkan, elektabilitas para kompetitornya seperti Gerindra, Golkar, PKB dan Demokrat tak banyak mengalami perubahan. Namun angka tersebut bukan angka terendah yang pernah diraih PDIP. Ia mengatakan PDIP pernah di angka 21-22 persen sebelum Pemilu 2019 lalu.

“Jadi dalam waktu dua tahun terakhir ini elektabilitas PDIP yang paling rendah, karena memang approval Presiden Jokowi ya memang relatif rendah di April ini karena minyak goreng,” ucapnya.

“Jadi minyak goreng jangan underestimate ya. Minyak goreng memang terkesan sederhana tetapi efeknya luar biasa terhadap perpolitikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Burhanuddin menuturkan publik yang menyatakan cukup puas dan puas terhadap kinerja Presiden Jokowi berada di angka 59,9 persen. “Yang puas atau sangat puas kalau kita total 59,9 persen, yang kurang puas 38,6 persen. Jadi lebih banyak yang puas,” kata dia.

Namun, Burhanuddin mengatakan, jika dilihat dari trennya, kepuasan terhadap Jokowi mengalami penurunan dibanding pada Januari 2022 lalu. “Jadi kalau kita cek, waktu kita survei di awal Januari 2022, saat itu masyarakat yang puas itu 75,3 persen,” ucapnya.

Survei Indikator Politik dilakukan pada 14-19 April 2022. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung menggunakan metode multistage random sampling. Survei melibatkan 1.220 responden dengan margin of error sebesar plus minus 2,9 persen. Tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer