SUKABUMIHEADLINE.com l Seiring kian banyaknya pesepakbola Muslim yang bersinar di liga-liga top Eropa, banyak stadion sepak bola di Benua Biru mulai menyediakan masjid atau mushala.
Mochamad Salah yang bersinar di Liverpool, Sadio Mane di Bayern Munich, Karim Benzema di Real Madrid dan banyak lagi, membuat banyak pemilik klub mulai lebih terbuka terhadap Islam. Baca lengkap: Sosok Muslim Taat Berpenghasilan Rp140 Miliar, Tapi Setia Menggunakan HP Sudah Retak

Mereka tidak hanya menyediakan masjid dan mushala, tetapi juga mengizinkan stadion digunakan untuk Shalat Ied. Baca lengkap: Fasilitasi Bus Gratis, Klub Liga Inggris Izinkan Umat Muslim Shalat Idul Adha di Stadionnya
Selain itu, investor dari Timur Tengah yang mulai ekspansif dalam mengambil alih kepemilikan klub-klub Eropa turut membuat penduduk Eropa lebih terbuka menerima kehadiran Muslim. Baca lengkap: Nasser Al-Khelaifi Ingin Jadikan Pelatih Muslim Ini Tangani Lionel Messi, Neymar dan Mbappe

Ironisnya, stadion-stadion di Indonesia yang berpenduduk mayoritas Muslim, justru keberadaan mushala bak kurang mendapatkan perhatian.
Salah satu stadion dengan mushala kurang terawat, adalah stadion kebanggaan Bobotoh Persib Bandung, Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Karenanya, sejumlah Bobotoh berinisiatif membersihkan mushala di stadion berkapasitas 48 ribu penonton tersebut.
Keberadaan mushala yang bersih di stadion tentu membuat Bobotoh akan merasa lebih nyaman saat melaksanakan shalat menjelang kick off pertandingan tim kesayangan mereka.

Dilihat sukabumiheadline.com tampak sejumlah Bobotoh tengah melakukan aksi sosial membersihkan mushala stadion milik Pemerintah Kota Bandung itu.

Para Bobotoh tersebut nampak sedang membersihkan bagian tempat wudhu dan shalat. Mereka juga terlihat melakukan pengecatan ulang dinding mushala di stadion yang disewa Maung Bandung selama 39 tahun tersebut.