20.4 C
Sukabumi
Senin, Juli 22, 2024

5 kecamatan terluas dan tersempit, persentase terhadap luas Kabupaten Sukabumi

sukabumiheadline.com - Kabupaten Sukabumi merupakan daerah terluas...

Piala Presiden 2024 hari ini, Persib vs Borneo FC, kans debut pemain anyar Maung Bandung

sukabumiheadline.com - Punggawa anyar Maung Bandung berpotensi...

Kim Jong Un Bantu Hamas, Peluncur Roket Korut Digunakan Hajar Israel

InternasionalKim Jong Un Bantu Hamas, Peluncur Roket Korut Digunakan Hajar Israel

sukabumiheadline.com l Beredarnya rekaman seorang pasukan Hamas membawa peluncur roket yang diduga berasal dari Korea Utara ditenggarai para ahli bahwa kelompok Hamas kemungkinan besar menggunakan senjata dari Korea Utara (Korut) dan Operasi Badai Al-Aqsa.

Video tersebut diketahui direkam tak lama setelah serangan mematikan terhadap Israel dimulai akhir pekan lalu. Ini pun dibagikan secara luas di media sosial.

Seorang blogger militer dan senjata dengan nama War Noir, dalam sebuah postingan di media sosial X (sebelumnya Twitter), juga mengidentifikasinya. Menurutnya, sebuah peluncur roket yang dipegang oleh salah pejuang Hamas berasal dari Korut.

“Sebuah video baru-baru ini yang direkam hari ini menunjukkan anggota Brigade Al-Qassam (HAMAS) di Jalur Gaza,” tulis War Noir pada 7 Oktober, seperti dikutip Radio Free Asia (RFA), Kamis (12/10/2023).

“Salah satu anggota terlihat membawa roket F-7 HE-Frag yang tidak biasa, awalnya diproduksi di Korea Utara,” lanjut dia.

Para ahli pun mengatakan bahwa warga Palestina secara historis menggunakan senjata Korut, yang mungkin pertama kali dibeli oleh Iran atau Suriah. Senjata itu kemudian diselundupkan ke Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.

Cara ini biasanya dilakukan untuk menghindari embargo Israel-Mesir. Embargo telah berlaku sejak 2005 silam.

“Rakyat Suriah banyak berurusan dengan Hizbullah dan Hizbullah banyak berurusan dengan Hamas,” kata mantan perwira intelijen di Badan Intelijen Pertahanan AS, Bruce E. Bechtol Jr.

“Sebagian besar perdagangan yang dilakukan Korea Utara dengan Hamas dan Hizbullah adalah kesepakatan yang mereka buat melalui IRGC, Korps Garda Republik Iran,” ujarnya.

Sementara itu, direktur konsultan intelijen Layanan Penelitian Persenjataan (ARES) N.R. Jenzen-Jones mengatakan dalam serangannya terhadap Israel, Hamas menggunakan senjata yang berasal dari berbagai negara. Bukan hanya Korut tapi AS dan Uni Soviet.

Gambar-gambar yang ditinjau oleh konsultan ini menunjukkan seorang militan yang dipersenjatai dengan senjata recoilless tipe RPG-7 yang ditembakkan dari bahu. Ini dilengkapi dengan amunisi fragmentasi bahan peledak tinggi (HE-FRAG) seri F-7, yang diproduksi di Korut.

Gambar lain menunjukkan pasukan Hamas lainnya menggunakan apa yang tampaknya merupakan senapan self-loading Type 58 milik Korut. Senjata itu merupakan turunan dari seri AK yang terkenal.

“Hal ini sebelumnya telah didokumentasikan di wilayah tersebut, termasuk di Suriah, Irak, dan Jalur Gaza,” kata Jenzen-Jones.

“Senjata-senjata Korut sebelumnya telah didokumentasikan di antara pasokan-pasokan terlarang yang diberikan oleh Iran kepada kelompok-kelompok militan, dan ini diyakini sebagai cara utama senjata-senjata Korea Utara sampai ke tangan para militan Palestina,” jelasnya lagi.

“Senjata Korea Utara sebelumnya telah diidentifikasi berada di tangan faksi militan Hamas, Jihad Islam Palestina, Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina, dan kelompok lainnya,” tambahnya.

Sementara Bechtol mengatakan bahwa pengiriman senjata Korea Utara dicegat di Thailand pada tahun 2009. Panel ahli PBB menetapkan bahwa 35 ton senjata konvensional dan amunisi ditujukan ke Iran dan intelijen Israel yakin bahwa pengiriman tersebut pada akhirnya ditujukan ke Hamas dan Hizbullah yang berbasis di Lebanon.

Bechtol mengatakan kiriman itu berisi granat berpeluncur roket, roket yang lebih besar, dan F-7.

Sementara itu, media Korut menyalahkan kekerasan sebagai akibat dari tindakan kriminal yang tiada henti yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. Menurut laporan di surat kabar Rodong Sinmun yang dikelola pemerintah pada Selasa, konflik bersenjata berskala besar terjadi antara gerakan perlawanan Islam Palestina dan Israel.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer