Sedih, ribuan warga Gaza berjalan kaki pulang ke rumah yang hancur

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sedih, ribuan warga Gaza berjalan kaki pulang ke rumah yang hancur - Reuters

Sedih, ribuan warga Gaza berjalan kaki pulang ke rumah yang hancur - Reuters

sukabumiheadline.com – Warga Palestina mulai kembali ke rumah mereka di Gaza utara dalam jumlah ribuan pada hari Senin (27/1/2025) setelah Israel dan Hamas mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan untuk membebaskan enam sandera lainnya.

Ini menandai pertama kalinya warga Palestina diizinkan mencapai Gaza utara sejak pecahnya perang mematikan Israel selama 15 bulan di daerah kantong itu.

Warga Palestina berdatangan saat pasukan Israel membuka pos pemeriksaan dan mengizinkan orang kembali ke wilayah Gaza utara yang telah ditutup sejak awal perang Israel melawan Hamas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan orang, kebanyakan berjalan kaki ke utara di sepanjang jalan pantai pada Senin pagi, membawa barang-barang apa pun yang mereka bisa dan punya.

“Rasanya luar biasa ketika Anda kembali ke rumah, kembali ke keluarga, kerabat, dan orang-orang terkasih, dan memeriksa rumah Anda, apakah itu masih rumah,” kata pengungsi Gaza Ibrahim Abu Hassera kepada AFP, seperti dilansir New Arab, Senin.

Israel sempat mencegah kerumunan besar warga Palestina untuk kembali ke rumah mereka di Gaza utara, menuduh Hamas melanggar gencatan senjata dengan tidak membebaskan tawanan.

Kelompok pejuang Palestina Hamas juga memuji kembalinya warga Palestina ke Gaza utara sebagai “kemenangan” terhadap upaya untuk menggusur mereka secara paksa.

Kota Gaza adalah salah satu dari banyak wilayah yang berada di bawah perintah evakuasi Israel, membuat orang-orang berebut untuk menemukan tempat yang aman di tengah perang.

Sebelum gencatan senjata Israel-Hamas, banyak pengungsi yang mengungsi beberapa kali dan pindah ke tenda-tenda untuk berlindung. Kepulangan warga Palestina ke Kota Gaza terjadi di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang juga mencakup pembebasan beberapa sandera yang ditawan di Gaza, pembebasan tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel, dan lonjakan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Perang di Gaza dimulai dengan serangan mengejutkan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel yang menewaskan 1.200 orang dan menyebabkan penangkapan 250 sandera.

Serangan balasan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 47.300 orang, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak, menurut pejabat kesehatan.

Militer Israel mengatakan jumlah korban tewas termasuk 17.000 militan. Hamas diyakini menyandera sekitar 100 orang, dengan gencatan senjata yang mengharuskan mereka membebaskan 33 orang selama gencatan senjata enam pekan dengan imbalan ratusan warga Palestina yang dipenjara oleh Israel. Tujuh sandera Israel dan hampir 300 tahanan Palestina telah dibebaskan sejauh ini.

Berita Terkait

Senator AS pro Israel Lindsey Graham tewas mendadak, pembalasan Iran dimulai?
Akhirnya Menlu Sugiono diterima Menteri Luar Negeri Iran
Iran tak izinkan Dubes RI di Tehran hadiri pemakaman Ali Khamenei
Hanya utus dubes di pemakaman Ali Khamenei, eks Menlu kritik keras pemerintah RI
RI hanya diwakili Dubes di Iran, daftar negara hadiri pemakaman Ali Khamenei
Benjamin Netanyahu mau dilengserkan
Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS
Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 00:40 WIB

Senator AS pro Israel Lindsey Graham tewas mendadak, pembalasan Iran dimulai?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:13 WIB

Akhirnya Menlu Sugiono diterima Menteri Luar Negeri Iran

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:23 WIB

Iran tak izinkan Dubes RI di Tehran hadiri pemakaman Ali Khamenei

Senin, 6 Juli 2026 - 07:33 WIB

Hanya utus dubes di pemakaman Ali Khamenei, eks Menlu kritik keras pemerintah RI

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:52 WIB

RI hanya diwakili Dubes di Iran, daftar negara hadiri pemakaman Ali Khamenei

Berita Terbaru

Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina - Ist/sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 - 04:20 WIB

Ilustrasi aksi pengeroyokan oleh massa - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:18 WIB