sukabumiheadline.com – Faisal, seorang penyandang tuli asal Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) berusia 25 tahun, mengaku pernah ditolak saat melamar kerja. Diakuinya, momen itu terjadi di sebuah job fair di Bekasi.
“Saya pernah mencoba tapi karena saya Tuli, ‘Oh kamu tuli ya? Enggak bisa, mohon maaf enggak bisa menerima’,” kenang Faisal, dikutip dari Kompas TV, Kamis (9/7|2026).
Diketahui, Faisal sendiri pernah bekerja di salah satu perusahaan ritel bagian packing di Tangerang, Banten. Namun, kontrak kerjanya sudah berakhir sekira tiga bulan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak mau berputus asa, Faisal kembali mencari peruntungan di event Job Fair Tahap I: Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026, yang digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Padahal, Faisal saat ini menetap di sebuah kamar kos di Bekasi Timur, namun ia tetap meneguhkan tekad meskipun harus menempuh perjalanan cukup jauh demi menghadiri bursa kerja di Jakarta.
Menurutnya, kesempatan kerja bagi penyandang tuli masih terbatas karena masih ada anggapan bahwa teman tuli tidak mampu bekerja.
“Banyak orang memandang, ‘Ah dia tuli ya, pasti tidak punya kemampuan, pasti bodoh, tidak bisa apa-apa.’ Padahal itu karena mereka kurang edukasi,” cerita Faisal.
Namun, ia tak mau berputus asa, meskipun harus bersaing dengan ribuan pencari kerja lainnya. Faisal berharap, penyandang tuli bisa mendapatkan kesempatan dan fasilitas untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih luas.
“Karena teman tuli kan juga butuh kehidupan yang layak, mereka juga butuh hidup yang sama. Jadi kalau misalnya tidak ada lowongan pekerjaan,
mereka enggak bisa hidup dengan layak,” ucapnya.








