sukabumiheadline.com – Sosok Haji Isep Dadang Sukmana yang menikah hingga 28 kali menjadi viral. Namun, ketika banyak orang menilainya beruntung, siapa sangka ternyata Isep punya cerita kelam di masa lalunya.
Pria asal Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu menjadi sorotan setelah menjadi donatur Ato (51), seorang warga tidak mampu asal Kampung Mekarjaya, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Sosok Isep viral setelah membangunkan rumah layak huni bagi Ato. Bahkan, Isep juga mengisi rumah tersebut dengan berbagai perabot berupa alat masak, kasur, lemari, dan berbagai kebutuhan rumah lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ato pun langsung sujud syukur dan tak henti menangis haru sambil mengucap syukur. Sambil menangis haru, Ato memeluk Isep.
“Saya tidak pernah mimpi mempunyai rumah semegah ini. Saya juga bangga terhadap yang membuatkan saya rumah seperti ini. Terimakasih kepada Bapak Haji Isep yang telah membangunkan saya rumah sebesar ini,” ucap Ato.
Ato berjanji akan bekerja lebih giat untuk menghidupi kedua anaknya.
Diketahui, selama proses pembangunan rumah, Ato dan kedua anaknya ditempatkan oleh Isep di hotel miliknya di Jampang Kulon. Selain itu, Ato juga dibawa jalan-jalan oleh Isep.
“Alhamdulillah setelah dibongkar rumahnya, Bapak Ato saya langsung bawa ke rumah dan ditempatkan di hotel. Saya juga bawa jalan-jalan, makan di restoran, biar Pak Ato sama anak-anaknya bahagia,” ujar Isep.
Isep mengaku tidak menghitung berapa pengeluarannya untuk pembangunan rumah Ato. Ia bahkan tak mau mengingatnya.
“Saya tidak akan membicarakan habis berapa karena ini saya akan lupakan,” kata Isep.
28 kali menikah
Sementara, soal perjalanan hidupnya yang mengaku telah 28 kali menikah, dilakukannya bukan tanpa alasan. Hal itu karena istri-istrinya terdahulu kerap berselingkuh saat kondisi ekonominya tengah terpuruk.
Diketahui, Isep dulu bekerja serabutan, mulai dari jadi tukang ojek hingga kondektur bus. Kondisi tersebut, membuat istri-istrinya selingkuh. Hal itulah yang membuat dia berulang kali menikah karena kerap diselingkuhi istrinya.
“Saya menikah terus itu karena istri saya (dulu) selingkuh terus sama oknum pejabat. Istri saya dulu selingkuh terus, sama oknum polisi, oknum camat, oknum pegawai bank, dan lain-lain,” kata Isep.
Kini, pengusaha yang memiliki dua orang istri itu memiliki penghasilan sekira Rp100 juta per bulan. Ia dikenal sebagai bos hotel, mempunyai bisnis hiburan, dan bisnis lainnya.
Sebagai tanda bersyukur, Isep dikenal rajin berbagi dan membantu sesama. Ia kerap melakukan kegiatan sosial dengan membantu orang-orang tidak mampu.