Komentar NasDem Soal Menag Bilang yang Pilih Amin adalah Bid’ah

- Redaksi

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. l Istimewa

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Candaan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut jika memilih AMIN berarti Bid’ah, direspons Waketum Partai NasDem Ahmad Ali.

Menurut Ali, AMIN memang bukan untuk dipilih, melainkan diucapkan.

“Kalau mendukung amin itu memang bid’ah, karena amin itu diucapkan diujung doa, dia bukan dipilih, bukan didukung, itu diucapkan. Jadi wajib untuk semua muslim mengucapkan amin. Jadi kalau kemudian mengatakan mendukung amin itu bidah sepakat itu, karena amin itu bukan didukung, tapi diucapkan,” kata Ahmad Ali, Rabu (13/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang biasa dipanggil Mad Ali itu mengatakan jika yang waras akan menerima hal-hal yang tidak waras. Dia pun meminta jangan karena membenci seseorang sehingga berlaku tidak adil.

Baca Juga :  JIS Karya Anies Baswedan akan Direnovasi, Pedasnya Komentar Loyalis Ganjar Pranowo

“Yang waras selalu menerima hal-hal yang kita anggap tidak waras lah. Jangan lah karena kebencian seseorang membuat berlaku tidak adil,” tuturnya.

Sementara itu, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid mengaku belum mendengar pernyataan tersebut. Meski begitu, dia mengatakan hal itu akan dikembalikan kepada masyarakat.

“Rakyat kita sudah cerdas kok, AMIN Anies-Muhamin kaya apa dan sebagainya ya kita alhamdulillah ya, mau dibilang apa itu apa, tapi intinya kembalikan kepada rakyat, rakyat sudah cerdas, nggak perlu khawatir kalau ada pernyataan itu,” ungkapnya.

Menurut Hasanuddin, biarkan rakyat yang menilai candaan dari Menag itu. “Kalau menurut rakyat gimana kalau ada pejabat seperti itu, rakyat aja yang menilai serahkan kepada rakyat,” kata dia.

Baca Juga :  Klaim Suara PKB Solid, Pengamat: Cak Imin Pongah

Untuk informasi, sebelumnya Yaqut Cholil Qoumas melontarkan candaan soal pasangan bacapres-capres Amin. Akronim tersebut dipakai oleh Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Dia menyebut yang memilih Amin berarti Bid’ah.

Hal itu dikatakan Yaqut saat membuka orientasi PPPK Kemenag RI di Surabaya. Awalnya, dia melempar candaan kepada Kepala Balitbang Diklat Kemenag Prof Amin Suyitno. Setelah itu, Yaqut menyinggung soal Amin yang sedang ramai.

“Prof Amin Suyitno, ini aminnya tambahan atau sudah lama pak? Karena lagi ramai ini amin-amin, lagi ramai,” kata Yaqut, Rabu (13/9/2023).

Ia melanjutkan candanya tentang nama Amin. Lalu, bertanya apakah nama Amin terkait dengan Anies-Cak Imin?

“Saya nggak tahu ya, saya curiga, biasanya panggil Pak Yitno, bukan Amin Suyitno. Jangan-jangan ada capres singkatannya amin,” ujarnya.

Berita Terkait

Sosiolog UI ajak hukum partai politik yang berkhianat, bisu dan tuli terhadap suara rakyat
Didirikan Anies Baswedan, ini susunan pengurus Ormas Gerakan Rakyat
Profil, agama dan biodata Andreas, pengusaha jadi Wakil Bupati Sukabumi
Temuan tulang belulang manusia gegerkan warga Pabuaran Sukabumi, begini wujudnya
MK tolak gugatan Iyos-Zainul, Asep Japar-Andreas sah Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih
PHPU Bupati Sukabumi, di MK Iyos-Zainul ungkit dugaan penggelembungan suara 469 TPS
Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih Asep Japar-Andreas batal dilantik 6 Februari 2025
Kenali 50 Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi 2024-2029 menurut dapil, asal parpol dan suara

Berita Terkait

Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:00 WIB

Sosiolog UI ajak hukum partai politik yang berkhianat, bisu dan tuli terhadap suara rakyat

Jumat, 28 Februari 2025 - 18:42 WIB

Didirikan Anies Baswedan, ini susunan pengurus Ormas Gerakan Rakyat

Sabtu, 22 Februari 2025 - 00:55 WIB

Profil, agama dan biodata Andreas, pengusaha jadi Wakil Bupati Sukabumi

Minggu, 9 Februari 2025 - 21:26 WIB

Temuan tulang belulang manusia gegerkan warga Pabuaran Sukabumi, begini wujudnya

Kamis, 6 Februari 2025 - 00:01 WIB

MK tolak gugatan Iyos-Zainul, Asep Japar-Andreas sah Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB