Komunitas JAS Parungkuda Sukabumi, Tempatnya para Konten Kreator Berkumpul

- Redaksi

Minggu, 6 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas JAS Sukabumi. l Dok. Pribadi

Komunitas JAS Sukabumi. l Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com l PARUNGKUDA – Kehadiran berbagai platform media sosial (medsos), telah mendorong anak-anak muda di Sukabumi menjadi konten kreator. Seperti dilakukan anak-anak muda yang tergabung dalam Komunitas Jaringan Anak Sehat.

Komunitas yang bersekretariat di Jalan Pakuwon KM 1, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi itu produktif membuat konten-konten video bertemakan seputar dunia anak-anak muda.

Dituturkan Ketua JAS Diki Yuda Prawira, komunitas tersebut didirikan pada 11 Oktober 2021 lalu, dengan tujuan menjadikannya sebagai wadah perkumpulan terbuka untuk para seniman atau kreator.

“Tujuan JAS didirikan sebagai wadah perkumpulan terbuka untuk para seniman atau kreator agar lebih kompeten dan kreatif dalam karya seni virtual maupun verbal,” jelas Diki kepada sukabumiheadline.com, Ahad (6/2/2022).

Untuk menjalin kebersamaan, komunitas ini rajin mengadakan kegiatan rutin melibatkan para anggotanya, seperti travelling, kopi darat, live music, ngonten dan diskusi. “Kalau kegiatan tidak rutinnya biasanya kami mengadakan masak dan ngopi bareng, karokean, nongkrong sambil ngarumpi,” tambah pria berusia 27 tahun itu.

Baca Juga :  Anak Usia 5 Tahun asal Kota Sukabumi Hilang Tenggelam di Pantai Tegalbuleud Sukabumi

Untuk yang ingin sharing dengan komunitas ini, tambah Diki, bisa ikut nimbrung nongkrong di SPBU Exxon Mobile tepat di seberang SMK Dwi Dharma, SMA Islam, (Smaim), Taman Jarak Pakuwon atau kafe-kafe yang mereka sepakati.

Diki menambahkan, komunitasnya saat ini telah memiliki sebanyak 40 anggota dan terbuka untuk siapapun yang ingin bergabung, syaratnya cukup sederhana, “Harus sehat alias cageur dan kreatif,” pungkas Diki.

Berita Terkait

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah
Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam
Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025
Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi
Solar panel untuk SD di Sukabumi: 1000Cahaya dan Greenfaith Indonesia sedekah energi
Mengenal 7 hobi Nabi Muhammad SAW, dari olah raga, spiritual hingga buah favorit
Aisyiyah dan PA Sukabumi perkuat gerakan keadilan sosial keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:40 WIB

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:41 WIB

Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Senin, 5 Januari 2026 - 16:15 WIB

Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:30 WIB

Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:01 WIB

Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi

Berita Terbaru

Dion Markx sudah tiba di Indonesia, segera ke Bandung - Persib

Sosok

Dion Markx sudah tiba di Indonesia, segera ke Bandung

Kamis, 29 Jan 2026 - 22:49 WIB