Kronologi Bocah SD Yuwati Bhakti Sukabumi Diduga Dibully Sampai Patah Tulang dan Diintimidasi Agar Bohong

- Redaksi

Minggu, 10 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Leon, pelajar SD Yuwati Bhakti Sukabumi korban bullying. l Istimewa

Leon, pelajar SD Yuwati Bhakti Sukabumi korban bullying. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Kasus dugaan bullying atau perundungan kembali mewarnai dunia pendidikan Indonesia. Kali ini seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengalami patah tulang diduga akibat perundungan yang dialaminya.

Dugaan perundungan itu dibagikan oleh pengacara Mellisa Anggraini dalam cuitannya di X atau Twitter. Dalam cuitan itu, Mellisa mengatakan korban bernama Leon mengalami perundungan selama 12 bulan di sekolah.

Berita Terkait: Sosok Kepala SD Yuwati Bhakti Sukabumi Diduga Ikut Perundungan Siswa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin bercerita tentang kasus kekerasan terhadap anak di Sukabumi Kota bernama Leon, 12 bulan Leon mengalami perundungan dilingkungan sekolah, sampai akhirnya 7 bulan lalu lengannya harus dioperasi karena patah didorong dan dihantam oleh teman sekolahnya,” kata Mellisa dalam cuitan di X, Jumat (8/12/2023) lalu.

InCollage 20231210 030715792 scaled
Postingan Mellisa Anggraini. l Istimewa

Setelah mengalami payah pada lengannya, kata Mellisa, pihak sekolah tidak langsung membawa Leon ke rumah sakit. Mereka justru membuat skenario palsu demi menjelaskan ke pihak keluarga Leon atas insiden yang terjadi.

Bahkan, tambah Mellisa, orang tua pelaku perundungan itu justru datang lebih dulu dari pada keluarga Leon.

Menurut Mellisa, selama di unit kesehatan sekolah (UKS), Leon dipaksa untuk menghapal skenario yang dibuat guru di sekolah untuk diceritakan lagi ke orang tuanya.

“Pasca lengannya patah, guru2 bukan segera membawa leon ke RS namun malah menyusun siasat dan kronologis yang akan disampaikan kpd orgtua leon, bahkan orgtua pelaku datang lebih dulu dibanding orgtua Leon sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Sikap Polisi Soal Pelajar SD Yuwati Bhakti Sukabumi Jadi Korban Bullying, Ada Pihak Lain

“Di ruang UKS leon yg sdh amat kesakitan akibat lengannya yg patah dan bengkak tetap dipaksa untuk menghafal skenario baru, tentu saja ini tujuannya melindungi pelaku anak yg telah membuat Leon celaka, leon diintimidasi untuk tdk menceritakan kejadian sebenarnya kepada orgtuany,” sambungnya.

Kronologi kejadian palsu itu pun diterima oleh keluarga Leon yang saat itu tahu anaknya jatuh sendiri saat bermain. Keluarga Leon tidak mengetahui kronologi yang sebenarnya hingga tujuh bulan setelah kejadian itu terjadi.

Pasca tangannya sembuh, Leon disebut tetap melanjutkan sekolah dengan perasaan takut akan kejadian serupa terulang. Leon pun dibawa ke psikolog lantaran menjadi sangat murung setelah kasus tersebut.

Namun, sejak itulah mulai terungkap bahwa Leon mengalami perundungan sekaligus intimidasi selama 12 bulan. Pelaku diduga merupakan anak dari orang berada dan berpengaruh di Sukabumi.

“Setelah Leon dipertemukan dgn psikolog baru terbongkar, Leon sdh 12 bulan mengalami kekerasan psikis dan fisik, tidak saja oleh pelaku anak yg disinyalir anak org kaya dan berpengaruh di Sukabumi Kota, apakah krn ini sekolah bungkam dan menutup2i smua perundungan yg dialami Leon,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasusnya Dihentikan Polisi, 5 Fakta Bocah SD di Sukabumi Tewas

Tidak berhenti begitu saja, dalam pengakuannya, Leon juga tidak hanya diintimidasi oleh pelaku saja. Dia juga mengalami hal tidak menyenangkan dari orang tua pelaku.

Orang tua pelaku disebut juga ikut mengintimidasi Leon akibat kejadian itu. Bahkan orang tua pelaku disebut ikut melakukan kekerasan kepada Leon.

“Menurut keterangan Leon, bahkan guru2 dan orgtua pelaku juga kerap mengintimidasi dan tak segan jg melakukan kekerasan fisik terhadap leon, tak terbayangkan Leon menyimpan smua itu sendiri hampir setahun ini,” imbuhnya.

Informasi diperoleh, orang tua Leon sudah melaporkan hal ini ke Polres Kota Sukabumi, Jawa Barat sejak 16 Oktober 2023. Namun kasus ini tidak kunjung naik ke penyidikan.

Menurut keterangan akun @PartaiSocmed, kejadian yang menimpa Leon ini terjadi di SD Yuwati Bhakti, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Sementara orang tua pelaku diduga merupakan pengusaha dan serta pemilik saham di sebuah rumah sakit di Sukabumi, bernama Winanto Suherli.

Dapat info nama sekolahnya SD Yuwati Bhakti dan ayah dari anak pelaku bernama Winanto Suherli. Adakah yg bisa mengkonfirmasi informasi ini?” tulis akun tersebut.

Senada dengan akun @partaiSocmed, pegiat sosial media yang kerap membagikan kejadian viral @mazzini_gsp turut membenarkan informasi tersebut. Dalam cuitannya, Mazzini membenarkan ayah pelaku bernama Winanto Suherli.

Informasi yg sama juga gue dapet Tum. Orang tua dari pelaku anak terlibat pidana hukum adalah Winanto Suherli dan Juliana,” kata Mazzini.

Berita Terkait

Pangling! MUA asal Sukabumi sukses bikin wanita jarang dandan terlihat cantik
Ustadz Derry Sulaiman: Denny Sumargo, Willy Salim dan Hotman Paris segera mualaf
Warga Sukabumi tahu kenapa gambar Khong Guan Biscuits tanpa ayah? Ternyata ini alasannya
5 foto paling sopan Lisa Mariana, ngaku selingkuhan Ridwan Kamil dirujak warganet
Geunjleung! Ridwan Kamil dan Lisa Mariana selingkuh dan punya anak
Viral Bobon Santoso pakai baju tahanan BNN setelah mualaf
Sindir naturalisasi tiga pemain Timnas, media Malaysia ledek nilai Paspor Indonesia
Ketika Kombes Ade Ary Syam Indradi dibuat jengkel, pria asal Sukabumi ini akhirnya nasihati jenderal

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 05:11 WIB

Pangling! MUA asal Sukabumi sukses bikin wanita jarang dandan terlihat cantik

Rabu, 2 April 2025 - 10:00 WIB

Ustadz Derry Sulaiman: Denny Sumargo, Willy Salim dan Hotman Paris segera mualaf

Senin, 31 Maret 2025 - 00:39 WIB

Warga Sukabumi tahu kenapa gambar Khong Guan Biscuits tanpa ayah? Ternyata ini alasannya

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:00 WIB

5 foto paling sopan Lisa Mariana, ngaku selingkuhan Ridwan Kamil dirujak warganet

Kamis, 27 Maret 2025 - 06:46 WIB

Geunjleung! Ridwan Kamil dan Lisa Mariana selingkuh dan punya anak

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB