Legislator dan pakar hukum ingatkan bumerang rencana RI rawat warga Gaza di Pulau Galang

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah sakit untuk merawat korban pandemi COVID-19 yang dibuka pada 2020 di Pulau Galang akan disiapkan untuk merawat korban terluka warga Gaza - Ist

Rumah sakit untuk merawat korban pandemi COVID-19 yang dibuka pada 2020 di Pulau Galang akan disiapkan untuk merawat korban terluka warga Gaza - Ist

sukabumiheadline.com – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengungkapkan Presiden Prabowo memberi instruksi agar Indonesia membantu pengobatan bagi sekitar 2.000 warga Palestina yang menjadi korban agresi Israel di Gaza.

Hal sama diungkapkan Menteri Luar Negeri RI Sugiono yang mengatakan pemerintah turut mengkaji lokasi alternatif selain Pulau Galang, Kepulauan Riau, untuk menampung rakyat Gaza yang direncanakan akan mendapatkan perawatan di Indonesia.

Kedua pernyataan istana tersebut menindaklanjuti keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk mengevakuasi warga Gaza, Palestina yang menjadi korban kejahatan perang Israel sejak Oktober 2023. Pemerintah Indonesia siap menerima korban luka dan anak yatim piatu di Gaza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo mengatakan telah memerintahkan Sugiono untuk membahas mekanisme evakuasi korban dengan pemerintah Palestina.

“Kami siap mengevakuasi mereka yang luka-luka, mereka yang kena trauma, anak-anak yatim-piatu. Mereka ingin dievakuasi ke Indonesia, kami siap akan kirim pesawat-pesawat untuk mengangkut mereka,” kata Prabowo dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (12/8/2025).

Bumerang evakuasi warga Gaza ke Indonesia

Sementara itu, dosen Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Saru Arifin berpandangan inisiatif Presiden Prabowo sedianya positif dari aspek kemanusiaan. Namun Saru mengingatkan secara politik ‘berbahaya’ khususnya bagi masa depan bangsa Palestina.

Sebab, persoalan kemanusiaan dalam situasi konflik antarnegara sangat erat kaitannya dengan politik. Menurutnya Israel yang didukung penuh negara adidaya Amerika dalam perang yang bernuansa genosida selama ini menunjukkan keinginan besar kedua negara untuk ‘menghabisi’ dan memaksa warga Palestina keluar dari wilayah Gaza.

Baca Juga :  Blunder, Dikira Penduduk Gaza Tentara Zionis Tembak Mati 3 Warga Israel

“Hal ini agar ambisi mereka untuk menguasai Gaza bisa dengan mudah diwujudkan,” ujar Saru Arifin dilansir Hukumonline.

Hal senada dikemukakan anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mengatakan perlu ada kesiapan teknis terkait rencana RI merawat warga Gaza di Pulau Galang.

“Tentang rencana pemerintah Indonesia akan mengevakuasi 2.000 warga Gaza ke Pulau Galang, Kepulauan Riau, kami menilai soal ini perlu ada kejelasan diplomatik, kesiapan teknis, dan pendekatan strategis dalam kebijakan kemanusiaan ini. Hal ini menjadi penting agar tidak ada multitafsir atas langkah yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia,” kata Amelia.

Amelia mengatakan Indonesia memiliki komitmen tinggi terhadap kemerdekaan rakyat Palestina. Namun, ia mengingatkan langkah tersebut perlu dibarengi dengan kalkulasi rasional, termasuk soal kesiapan fasilitas, akomodasi, transportasi, dan pengawasan keamanan.

“Jangan sampai niat baik ini malah mengganggu sistem domestik kita sendiri karena persoalan logistik yang belum matang,” ujarnya.

Legislator NasDem ini menyebut penanganan medis seharusnya bersifat sementara. Bila terlalu lama, katanya, Indonesia justru bisa terseret pada krisis sosial domestik, terutama jika terjadi tekanan fasilitas, konflik budaya, atau kebocoran pengawasan.

“Lebih jauh lagi, penempatan warga Gaza jauh dari tanah air mereka bisa menjadi preseden buruk: Israel akan dengan mudah mengatakan bahwa eksodus warga Palestina adalah solusi permanen. Ini bisa menjadi bumerang terhadap perjuangan hak kembali (right of return) warga Palestina,” ungkapnya.

Baca Juga :  Innalillahi, Warga Gaza Antre Makanan Malah Dirudal Israel

Ia meminta RI untuk mendorong negara-negara Arab yang secara geografis dekat dengan Palestina untuk mengambil langkah serupa. Ia menilai negara-negara di Arab semestinya memiliki peran lebih besar dalam penyediaan layanan kesehatan.

“Untuk isu ini, seharusnya Indonesia mendorong negara-negara Arab yang secara geografis dan historis lebih dekat serta memiliki tanggung jawab moral dan politik terhadap Gaza? Negara-negara seperti Mesir, Yordania, Qatar, atau Uni Emirat Arab seharusnya memiliki kapasitas dan peran yang lebih besar dalam penyediaan layanan medis,” kata Amelia.

“Ketimbang Indonesia justru mengambil langkah ekstrem dengan membawa korban konflik ke luar wilayah Timur Tengah,” tambahnya.

Ia meninta pemerintah untuk hati-hati menyikapi langkah tersebut. Amelia berharap kebijakan itu tak membawa dampak buruk bagi Indonesia dan juga Palestina.

“Indonesia harus tetap berhati-hati agar solidaritas kemanusiaan ini, jangan sampai justru tidak menguntungkan Indonesia secara diplomasi. Oleh sebab itu, Kami mendesak Pemerintah untuk membuka ruang konsultasi dengan DPR, menyampaikan roadmap kebijakan ini secara terbuka, dan memastikan langkah ini tidak berdampak negatif terhadap perjuangan Palestina maupun kepentingan nasional Indonesia,” imbuhnya.

Berita Terkait

Indonesia gabung BoP Donald Trump, Ketua MPR: Bisa keluar kapan saja
Prabowo yang tawarkan diri jadi juru runding, Dubes Iran malah pilih ketemu JK
KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi
Setelah ajak tinggalkan zakat, Menag minta maaf: Rukun Islam, wajib ditunaikan
Iuran BPJS Kesehatan dinaikkan, Menko PMK: Agar tak rugi terus
BGN: Sekolah bisa tolak Program MBG, kami tidak memaksa
MUI: Perjanjian dagang RI-AS langgar UU
BGN: Banyak mitra SPPG mark up harga bahan baku Program MBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:54 WIB

Indonesia gabung BoP Donald Trump, Ketua MPR: Bisa keluar kapan saja

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:55 WIB

Prabowo yang tawarkan diri jadi juru runding, Dubes Iran malah pilih ketemu JK

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:39 WIB

KDM akan hitung ulang dampak penggunaan material tambang untuk Tol Bocimi

Senin, 2 Maret 2026 - 03:39 WIB

Setelah ajak tinggalkan zakat, Menag minta maaf: Rukun Islam, wajib ditunaikan

Minggu, 1 Maret 2026 - 03:43 WIB

Iuran BPJS Kesehatan dinaikkan, Menko PMK: Agar tak rugi terus

Berita Terbaru

Drone Shahed 136 milik Iran - Ist

Internasional

Drone murah Iran bikin AS rugi Rp33,7 triliun

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:08 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131