Lembut Dikunyah Kress Digigit, Lezatnya Bolen Pisang Mang Atok Cisaat Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 18 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bolen Pisang Mang Atok | Foto: Istimewa

Bolen Pisang Mang Atok | Foto: Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CISAAT – Anda boleh saja belum mengenal kue Bolen Pisang Mang Atok, tapi jajanan yang satu ini mulai menjadi favorit warga Sukabumi saat minum teh atau kopi.

Diakui Mang Atok (46), ia memang belum lama merintis usaha kulinernya itu. Tepatnya, ia senang menyebutnya sebagai berkah pandemi Covid-19.

Diakui pria pemilik nama asli Ateria itu, pandemi menjadi berkah tersendiri baginya karena kemudian ia seperti diingatkan akan kemampuannya di bidang kuliner.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20220604 171556
Bolen Pisang Mang Atok | Foto: Istimewa

Soal rasa, Bolen Pisang Mang Atok tidak kalah dibandingkan buatan toko-toko besar lain. Bolen Pisang Mang Atok memiliki tekstur yang lembut saat dikunyah, namun ada kres-kresnya saat digigit.

“Enak, cocok dijadikan cemilan minuman apapun, panas ataupun dingin. Biasanya, kalau yang lain bagian tepungnya suka agak keras. Kalau yang ini lembut dan empuk,” kata Rizal Ashari (22 tahun), warga Desa/Kecamatan Bojonggenteng, kepada sukabumiheadline.com.

Ada dua varian rasa Bolen Pisang Mang Atok. “Ada rasa coklat dan keju. Tapi boleh memilih kemasan berisi cokju (coklat dan keju),” jelas Mang Atok, Ahad, 18 Juli 2021.

Karena terbilang baru merintis, Mang Atok masih menjajakan bolen pisangnya dari rumah, tepatnya di Perumahan Cibatu Regency No. A.10, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Tapi jangan salah, meskipun terbilang baru, pesanan tidak hanya datang dari wilayah Sukabumi dan sekitarnya saja. “Alhamdulillah sudah sampai ke Solo, Jawa Tengah,” tambah Ateria.

Bolen Pisang Mang Atok dijual dengan harga satuan per pack Rp 30.000. Buka setiap hari mulai dari pukul 11.00-18.00 WIB.

Untuk pemesanan dan delivery order, bisa menghubungi pesan WhatsApp 0812-9639-5480. Atau bisa pakai jasa Gojek.

Berita Terkait

5 mitos terpopuler di Sukabumi, pedoman moral sekaligus identitas budaya
2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi
5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef
Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?
8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI
Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah
LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja
Innalillahi, Aries Budiman, artis dan drummer band Garasi asal Sukabumi meninggal dunia

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:44 WIB

5 mitos terpopuler di Sukabumi, pedoman moral sekaligus identitas budaya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:47 WIB

2 Oktober Hari Batik Nasional: Mengenal 7 sanggar batik di Sukabumi

Selasa, 29 September 2026 - 03:07 WIB

5 foto hijab anggun Vanty Veronica, wanita Sukabumi di panggung film, model dan masterchef

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?

Sabtu, 26 September 2026 - 10:00 WIB

8 tren fesyen 2027: Genderless, sustainable fashion naik level hingga AI

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB