SUKABUMIHEADLINE.com I NAGRAK – Liburan terbaik bukanlah soal kemewahan, tetapi soal kebersamaan dan kekeluargaan. Seperti itulah filosofi yang menggambarkan Desa Wisata Leuwi Ereng, berwisata tidak perlu mewah, yang penting asyik.
Berawal dari tahun 2020, ketika pemerintah desa setempat mendapatkan kompensasi tukar guling tanah dari pembebasan proyek Jalan Tol Bocimi. Lahan tersebutlah yang kemudian dijadikan Desa Wisata Leuwi Ereng.
Penamaan Desa Wisata Leuwi Ereng dikarenakan lokasinya berada di Kampung Leuwi Ereng RT 03/06, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Tempat wisata ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan biasanya ramai pengunjung saat weekend.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang pengelola, Aris Sundara (48) menjelaskan, ada berbagai fasilitas menarik di tempat wisata dengan luas 1,2 hektare tersebut.
“Desa Wisata Leuwi Ereng memiliki luas 1,2 hektare yang terdiri dari sawah dan kebun. Terkait fasilitas, kami menyediakan gazebo, tubing (arung jeram dengan ban), flying fox, sepeda gantung, karaoke, dan spot selfie,” papar salah seorang penggerak Karang Taruna Desa Nagrak Selatan itu kepada sukabumiheadline.com, Kamis (11/11/2021).
Diakui Haris, tempat wisata tersebut belum sepenuhnya selesai dibangun karena pihak pemerintah desa berencana membangun kolam renang agar pengunjung yang datang tidak merasa bosan.
“Di daerah Nagrak belum ada konsep wisata alam yang di dalamnya tersedia fasilitas kolam renang. Tujuannya agar pengunjung yang datang tidak hanya berswafoto, tapi juga bisa berenang juga,” tambahnya.
Haris juga mengatakan untuk masuk ke lokasi wisata ini dikenakan biaya tiket sebesar Rp5000 ribu untuk satu orang pengunjung.

Memasuki Desa Wisata Leuwi Ereng Anda akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp5 ribu per orang. Tiket masuk tersebut tidak termasuk biaya penggunan fasilitas yang tersedia. Karenanya, jika pengunjung ingin mengunakan berbagai fasilitas yang tersedia, dikenakan biaya tambahan yang cukup terjangkau.
Meskipun terbilang murah, tetapi fasilitas yang tersedia bisa dibilang dimanjakan pengunjung. Seperti dikatakan salah seorang pengunjung, Dewi Sumiati (42), yang menceritakan kesan-kesannya mengunjungi Desa Wisata Leuwi Ereng.
“Tempatnya nyaman, tiis, raos kanggo (adem, enak untuk-red) nyantai, terus cocok untuk acara makan bersama keluarga. Pemandangannya juga bagus, cocok buat selfie. Kalau bisa mah ditambah lagi fasilitasnya,” ungkap Dewi.