Maling Biadab, Nenek Musikah Tewas Bersimbah Darah di Surade Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 5 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad nenek Musikah, warga Surade Sukabumi. l Istimewa

Jasad nenek Musikah, warga Surade Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l SURADE – Warga di Kampung Pasirkarang RT 05/02, Desa Gunung Sungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan sesosok jasad mayat perempuan bersimbah darah.

Informasi didapat sukabumiheadline.com, jasad yang ditemukan tersebut bernama Musikah (55) diduga korban pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia dengan luka sayatan di bagian leher.

Kapolsek Surade AKP Asep Sundana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi di lokasi kejadian, sekitar pukul 22.00 WIB, salah seorang saksi bernama Sambas (57) warga setempat sedang berada di dalam kios, depan rumah korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saksi, kata Asep tiba tiba mendengar suara teriakan dari dalam rumah korban, selanjutnya saksi mendengar hal tersebut langsung masuk kedalam rumah korban dan melihatnya dalam posisi duduk sambil memegang dada dengan kondisi bersimbah darah.

“Melihat hal itu, saksi kembali ke luar rumah untuk memberitahukan kepada suami korban yang berada di rumah depan, serta meminta pertolongan warga sekitar,” jelasnya.

“Diduga pelaku pencurian masuk ke dalam rumah korban melalui jendela samping kiri dengan cara dicongkel dan hal itu ditemukan jejak kaki diduga pelaku,” sambungnya.

Dijelaskan Asep, adanya laporan tesebut pihaknya langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti satu buah pahat atau tatah kayu, satu buah dus book handphone merk Vivo Y20.

“Jasad korban saat ini dibawa ke RSUD Syamsudin, SH. untuk autopsi. Untuk barang yang hilang satu unit handphone, untuk luka yang di alami korban luka robek pada bagian dagu, luka robek pada bagian jari tengah tangan kanan, luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri,” ucapnya.

Berita Terkait

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita
PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun
Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Berita Terbaru

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB