Megawati Ingin Ada Patung Bung Karno di Setiap Daerah, Disentil Fadli Zon

- Redaksi

Minggu, 31 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fadli Zon. l Ilustrasi: Fery Heryadi

Fadli Zon. l Ilustrasi: Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com I Kamis (28/10/2021), Megawati Soekarnoputri meresmikan Prasasti Taman UMKM Bung Karno di Lampung. Dalam acara tersebut, dia mengungkapkan hal itu dilakukan bukan karena dirinya anak Presiden Soekarno.

“Benar, bukan hanya karena saya putrinya, tetapi saya secara ideologi mengikuti pemikiran-pemikiran beliau,” ujarnya.

Kemudian, Megawati berharap patung Soekarno dapat didirikan di setiap daerah Indonesia. Menurutnya, Soekarno merupakan bapak bangsa, proklamator bangsa, sehingga harus dikenang oleh generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau memungkinkan, maka tentunya tidak perlu terburu-buru, karena kita sifatnya gotong royong, bikinlah di setiap daerah, yang namanya patung beliau. Mau tidak mau, suka tidak suka, beliau adalah proklamator kita,” bebernya.

Ide Megawati tersebut mendapat respons dari Anggota DPR RI Fadli Zon. Ia memberikan tanggapan mengenai keinginan Megawati Soekarnoputri yang berharap ada patung Soekarno di semua daerah.

Fadli Zon secara tegas memberikan respons mengenai wacana itu. Melalui akun Twitternya, Fadli Zon. Menurutnya, Bung Karno memiliki posisi tak tergantikan sebagai pejuang kemerdekaan. Ir Soekarno menjadi tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia yang menjadi sejarah bagi negara ini.

“Sekali lagi, kita hormati Bung Karno sebagai Proklamator, itupun bersama Bung Hatta. Posisi tak tergantikan,” cuitnya, dikutip dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (30/10/2021).

Fadli juga berpendapat bahwa Soekarno bukan satu-satunya pejuang kemerdekaan. Menurutnya masih banyak pejuang dan pahlawan di daerah lain yang tidak banyak dikenal. “Banyak pejuang lain dan pahlawan di daerah dan pahlawan tak dikenal,” tambah dia.

Karenanya, Fadli secara tegas tidak setuju mengenai wacana patung Soekarno dibangun di semua daerah.

“Tak perlu mendirikan patung Soekarno di semua daerah,” pungkasnya.

Cuitan Fadli Zon mendapat beragam komentar netizen. Seperti akun @CRomansah berkomentar, “Merasa didirikan olh bpknya sendiri, melupakan yg lain. Klrg pak Hatta emang gak mau ya patungnya dibuatkan berdampingan di setiap daerah sprt maubya simega.”

“Mau sbnyak apa sih patungx gak bikin rakyat kenyang jg .. sy lebih suka gbr bung karno dan bung hatta tersenyum ada didompet sy,” tulisa akun putri@amila1004.

Sementara, akun @pujiwidodo219 menulis komentar, “cukup di Bali ajah yg banyak patung…, bukan kah buang² anggaran ajah klau harus buat patung di setiap daerah. Serasa 1 ajah cukup, lagi pula bnyk Pahlawan bukan Bung Karno thok thil.

Berita Terkait

10 isu revisi RUU Pemilu dan ambang batas parlemen hingga DPRD
Survei capres/cawapres: Dari Prabowo, KDM, Anies, Gibran, AHY, Sherly hingga Ahmad Luthfi
Gerindra juara, Golkar anjlok, survei terbaru elektabilitas parpol dibanding Pemilu 2024
Profil dan karier Daniel Muttaqien, politisi Golkar Sukabumi: Sosok pemersatu
Ketum PKB keukeuh ingin Pilkada oleh DPRD
Profil Partai Gema Bangsa, didirikan eks Nasdem dan Perindo, langsung dukung Prabowo
Daftar penyataan SBY ketika tolak Pilkada dipilih DPRD, tapi kini Demokrat berubah sikap
Pilkada oleh DPRD dan sikap plin-plan Partai Demokrat: Dulu tolak sampai walk out, kini dukung

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:15 WIB

10 isu revisi RUU Pemilu dan ambang batas parlemen hingga DPRD

Selasa, 14 April 2026 - 15:02 WIB

Survei capres/cawapres: Dari Prabowo, KDM, Anies, Gibran, AHY, Sherly hingga Ahmad Luthfi

Selasa, 14 April 2026 - 07:00 WIB

Gerindra juara, Golkar anjlok, survei terbaru elektabilitas parpol dibanding Pemilu 2024

Senin, 13 April 2026 - 16:54 WIB

Profil dan karier Daniel Muttaqien, politisi Golkar Sukabumi: Sosok pemersatu

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:29 WIB

Ketum PKB keukeuh ingin Pilkada oleh DPRD

Berita Terbaru

Lambang Muhammadiyah. l Istimewa

Internasional

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:55 WIB