Menghitung produksi ikan didaratkan di PPN Palabuhanratu Sukabumi, capai ratusan Miliar Rupiah

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjual ikan di TPI Pelabuhanratu, Sukabumi - Ist

Penjual ikan di TPI Pelabuhanratu, Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Produksi ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara atau PPN Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, setiap tahunnya terus mengalami peningkatan cukup signifikan.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, sejak 2022 hingga 2024, produksi ikan di PPN Palabuhanratu meningkat hingga hampir 300 persen. Diketahui, pada 2022 sebanyak 4.179.149 kilogram ikan didaratkan. Jumlahnya melonjak menjadi 12.050.315 kg atau 12.050,31 ton pada 2024.

Berikut adalah jumlah ikan yang didaratkan di PPN Palabuhanratu menurut bulan, pada 2024, dikutip sukabumiheadline.com dari data Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Januari: 1.549.272 kg
  • Februari: 1.224.221 kg
  • Maret: 797.329 kg
  • April: 401.868 kg
  • Mei: 812.488 kg
  • Juni: 1.168.992 kg
  • Juli: 1.049.670 kg
  • Agustus: 1.127.814 kg
  • September: 1.264.614 kg
  • Oktober: 1.324.951 kg
  • November: 913.265 kg
  • Desember: 415.831 kg

Total ikan didaratkan pada 2024 di PPN Palabuhanratu mencapai 12.050.315 kg. Jumlah tersebut melonjak tajam dibandingkan 2022 sebanyak 4.179.149 kg, dan 7.131.573 kg pada 2023.

Nilai produksi ikan yang didaratkan per bulan di PPN Palabuhanratu (Rupiah), 2024

Jika dikonversi ke Rupiah, total produksi ikan didaratkan di PPN Palabuhanratu mencapai Rp75.733.440.500 (2022), naik jadi Rp143.010.092.500 (2023), lalu melonjak signifikan menjadi Rp232.281.893.000 (Rp232,2 miliar) pada 2024.

Berikut rincian nilai produksi ikan yang didaratkan per bulan di PPN Palabuhanratu (Rupiah), pada 2024:

  • Januari: Rp27.194.793.000
  • Februari: Rp23.588.632.000
  • Maret: Rp15.556.577.000
  • April: Rp7.712.078.000
  • Mei: Rp15.540.289.000
  • Juni: Rp23.731.404.000
  • Juli: Rp23.360.221.500
  • Agustus: Rp20.918.412.500
  • September: Rp21.175.175.500
  • Oktober: Rp25.715.819.500
  • November: Rp18.784.595.500
  • Desember:  Rp9.003.895.500.

Dilarang republikasi artikel Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan
Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi
Simak rinciannya, Purbaya: Anggaran MBG bakal dipangkas lagi
Kini punya gaji di bawah Rp8,5 juta masuk masyarakat berpenghasilan rendah
Harus ganti tabung, CNG 3 kg pengganti LPG 3 kg mulai diproduksi bulan depan
Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Wilan Oktavian tak lagi urus Jalan Tol Bocimi Seksi 3, diganti usai Kunker Komisi V DPR RI
Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:56 WIB

Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:03 WIB

Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:20 WIB

Simak rinciannya, Purbaya: Anggaran MBG bakal dipangkas lagi

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:56 WIB

Kini punya gaji di bawah Rp8,5 juta masuk masyarakat berpenghasilan rendah

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:06 WIB

Harus ganti tabung, CNG 3 kg pengganti LPG 3 kg mulai diproduksi bulan depan

Berita Terbaru

Ilustrasi wisatawan domestik berjalan menuju hotel - sukabumiheadline.com

Wisata

5 daerah di Jawa Barat favorit wisatawan, tidak ada Sukabumi

Minggu, 28 Jun 2026 - 02:27 WIB

Ilustrasi dokter sedang melakukan operasi terhadap pasien di rumah sakit - sukabumiheadline.com

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong percepatan UHC

Sabtu, 27 Jun 2026 - 22:42 WIB

New Honda ADV 350 - Honda

Otomotif

New Honda ADV 350, skutik maxi dan gahar dijual segini

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:35 WIB