Miris, Siswa Belajar di Perpustakaan karena Ribuan SD di Kabupaten Sukabumi Rusak

- Redaksi

Minggu, 10 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan SD di Kabupaten Sukabumi rusak parah. l Istimewa

Bangunan SD di Kabupaten Sukabumi rusak parah. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Ribuan bangunan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalami kerusakan. Hal itu, menyebabkan banyak siswa terpaksa harus belajar di ruangan lain yang juga tidak layak digunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Salah satu bangunan sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah, adalah SDN Pacing yang berlokasi di Kampung Pacing, RT 001/004, Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas.

Di sekolah tersebut, terdapat tiga lokal bangunan yang kondisinya memprihatinkan, di mana atap bocor karena banyak genteng yang sudah pecah atau jatuh ke tanah. Hal itu akibat kayu rangka atap yang sudah lapuk lalu patah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ruangan kelas tersebut ditumbuhi berbagai rumput, sehingga membuat pondasi bangunan juga lapuk dan rawan ambruk.

Baca Juga :  Tertimpa Pohon, Bangunan SD di Palabuhanratu Sukabumi Hancur

Menurut Kepala SDN Pacing, Rohidin, berdasarkan keterangan dari kepala sekolah sebelumnya, kerusakan dua lokal kelas untuk kelas 5 dan kelas 6 serta satu lokal untuk kantor itu sudah sejak 5 tahun silam, tepatnya 2018.

“Kerusakan tiga lokal bangunan sekolah itu, sejak 2018. Jadi sejak itu tidak bisa digunakan KBM karena kondisinya rusak berat,” jelas pria yang menjadi kepala sekolah sejak delapan bulan lalu itu.

Akibatnya, sebanyak 20 siswa kelas 6 dipaksa belajar di ruangan perpustakaan yang kondisinya juga tidak layak guna karena lebih kecil dengan sejumlah bagian dinding sudah retak.

“Ruang perpustakaan itu tidak layak digunakan untuk KBM karena rusak, tapi tidak seberapa dibandingkan ruang kelas,” kata Rohidin.

Bangunan SD di Kabupaten Sukabumi rusak parah. l Istimewa
Bangunan SD di Kabupaten Sukabumi rusak parah. l Istimewa

Sudah Mengajukan Perbaikan ke Pemkab Sukabumi

Baca Juga :  Ruang Kelas Tertimbun Longsor dan 1 Rumah Terancam di Kadudampit Sukabumi

Rohidin menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah berupaya maksimal untuk memperbaiki bangunan sekolah itu serta mengajukan permohonan perbaikan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Dinas Pendidikan (Disdik).

“Kita sudah mengajukan bantuan kepada Disdik baik melalui proposal maupun komunikasi secara lisan,” ungkap dia.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaedi mengatakan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terbaru, terdapat ribuan bangunan sekolah yang rusak.

Adapun rinciannya, sebanyak 931 bangunan bangunan SD kategori rusak berat, 2.453 rusak sedang dan 3.214 mengalami rusak ringan.

“Kemampuan kami untuk memperbaiki kelas yang rusak dengan berbagai kategori, memang tidak bisa tuntas dalam satu tahun karena anggaran yang terbatas,” jelas Jujun.

Jujun menjelaskan, untuk merenovasi 597 bangunan SD, rehab sedang dan berat perlu anggaran sebesar Rp44 miliar.

Selain itu, terdapat 42 bangunan SMP rusak dan dibutuhkan sekitar Rp4 miliar untuk memperbaikinya.

Berita Terkait

10 kecamatan terbanyak koperasi di Sukabumi, KDM: Banyak rentenir berkedok kosipa
Kapan terakhir Gede Pangrango meletus? Sudah 50 kali, abu vulkanik hingga Sukabumi dan Jakarta
Spot wisata kuliner di Kota Sukabumi bertambah signifikan, bukti kondisi ekonomi membaik?
Kecamatan dengan nilai transaksi dan jumlah pelanggan Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi terbanyak
Hari ini, 111 tahun silam Kota Sukabumi didirikan untuk tempat tinggal warga Belanda
Nirkabel! Tak lama lagi Palabuhanratu dan Cikole Sukabumi bebas kabel listrik dan telepon
Sejarah, tugas dan daftar Jaksa Agung RI dari masa ke masa, pertama tokoh antikorupsi asal Sukabumi
Penduduk miskin Kota Sukabumi naik, ranking berapa se-Jawa Barat?

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 03:12 WIB

10 kecamatan terbanyak koperasi di Sukabumi, KDM: Banyak rentenir berkedok kosipa

Jumat, 4 April 2025 - 04:18 WIB

Kapan terakhir Gede Pangrango meletus? Sudah 50 kali, abu vulkanik hingga Sukabumi dan Jakarta

Kamis, 3 April 2025 - 10:00 WIB

Spot wisata kuliner di Kota Sukabumi bertambah signifikan, bukti kondisi ekonomi membaik?

Rabu, 2 April 2025 - 03:32 WIB

Kecamatan dengan nilai transaksi dan jumlah pelanggan Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi terbanyak

Selasa, 1 April 2025 - 00:01 WIB

Hari ini, 111 tahun silam Kota Sukabumi didirikan untuk tempat tinggal warga Belanda

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB