Muak sebab 15 tahun tak diperbaiki, begini cara warga Sukabumi protes jalan rusak

- Redaksi

Senin, 25 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi unjuk rasa warga menanam padi sebagai memprotes jalan rusak di Sukabumi. - Ujang Priatman

Aksi unjuk rasa warga menanam padi sebagai memprotes jalan rusak di Sukabumi. - Ujang Priatman

sukabumiheadline.com – Kondisi jalan rusak tidak hanya di wilayah utara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, namun juga di selatan kabupaten yang dipimpin Bupati dan Wakil Bupati, Marwan Hamami dan Iyos Somantri itu.

Di wilayah selatan, warga membentangkan spanduk protes berisi tulisan sarkasme, “Selamat Datang di Wisata Wahangan Saat Jalan Kabupaten Jl. Bojonglopang – Cimerang”, yang artinya “Selamat Datang di Wisata Sungai Kering Jalan Kabupaten, Bojonglopang – Cimerang”.

Spanduk protes berisi tulisan sarkasme, "Selamat Datang di Wisata Wahangan Saat Jalan Kabupaten Jl. Bojonglopang - Cimerang
Spanduk protes berisi tulisan sarkasme, “Selamat Datang di Wisata Wahangan Saat Jalan Kabupaten Jl. Bojonglopang – Cimerang”. – Ujang Priatman

Menurut salah seorang tokoh masyarakat setempat, Ujang Priatman, protes dilakukan karena warga sudah muak dengan kondisi jalan yang sudah sekira 15 tahun tidak diperbaiki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jelas, warga sangat dirugikan. Mobilitas kami menjadi terhambat,” jelasnya kepada sukabumiheadline.com, Ahad (24/3/2024) malam.

“Selain itu, sering terjadi kecelakaan, pengendara sepeda motor yang terjatuh karena jalan rusak ini,” imbuhnya.

Lebih jauh, Ujang menambahkan, sebelumnya warga juga sudah melakukan audiensi dengan dinas terkait, Dinas Pekerjaan Umum (PU), namun warga tidak pernah mendapatkan jawaban yang meyakinkan.

“Alasannya dari dulu selalu sebab anggaran terbatas dan wilayah Sukabumi yang luas,” kesal dia.

Aksi unjuk rasa memprotes jalan rusak di Sukabumi. - Ujang Priatman
Aksi unjuk rasa memprotes jalan rusak di Sukabumi. – Ujang Priatman

Unjuk rasa tanam padi dan pohon pisang di jalan rusak

Saking kesalnya, Ujang menambahkan, warga pernah melakukan aksi unjuk rasa yang diisi dengan orasi bersama warga lainnya. Aksi dilakukan di Kampung/Desa Cijulang, Kecamatan Jampang Tengah, pada 5 Maret 2024 lalu.

“Pernah demonstrasi, sambil melakukan aksi menanam pohon pisang di jalan. Itu karena warga sudah jengkel,” kata Ujang.

“Sekarang mobilitas warga pasti meningkat karena menjelang Lebaran. Sementara jalan masih rusak dan belum juga diperbaiki,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Dosen asal Kota Cimahi ditemukan tewas di Desa Cimahi Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM
Kepala BKN ingatkan Pemkab Sukabumi terkait pentingnya Manajemen Talenta ASN
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Niat cek air, pria Nagrak Sukabumi tewas dalam sumur
Polisi selidiki penemuan tengkorak wanita di Sungai Cikole Sukabumi
4 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya kapolsek baru

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Dosen asal Kota Cimahi ditemukan tewas di Desa Cimahi Sukabumi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM

Rabu, 30 September 2026 - 15:00 WIB

Kepala BKN ingatkan Pemkab Sukabumi terkait pentingnya Manajemen Talenta ASN

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB