sukabumiheadline.com – Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah kondisi kronis ketika tekanan darah di arteri meningkat secara persisten. Tekanan darah tinggi terjadi ketika tekanan darah terus-menerus berada di angka 140/90 mmHg atau lebih.
Hipertensi dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jika tidak ditangani, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal jantung, gagal ginjal, dan gangguan kesehatan lainnya.
Namun, bagi warga Sukabumi, Jawa Barat, yang menderita hipertensi tidak perlu khawatir. Ada banyak sayuran yang mudah diperoleh di sekeliling kita, ternyata bisa menurunkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi dengan baik dan benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain membatasi konsumsi garam, sebaiknya masukkan daftar sayuran di bawah ini untuk menurunkan tekanan darah tinggi ke dalam diet harian Anda.
Riset menunjukkan bahwa makanan tertentu termasuk sayuran dapat menurunkan tekanan darah secara alami.
Berikut adalah daftar sayuran yang baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Sehat dan murah!
1. Bayam

Sayuran hijau wajib masuk dalam diet harian sebab mampu menjaga kestabilan tekanan darah. Riset pada 2021 menyarankan konsumsi setidaknya 75 gram (g) sayuran hijau setiap hari untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Contoh sayuran hijau di antaranya bayam, kale, kubis, collard green, mustard green, juga Swiss chard.
2. Bit

Bit berasal dari keluarga Amaranthaceae-Chenopodiaceae sehingga masih satu keluarga dengan lobak dan sayuran berakar lain. Warnanya merah segar dan bisa diolah sebagai jus atau campuran salad.
Melansir dari Medical News Today, tinjauan sistematis pada 2022 menemukan, nitrat pada jus bit mampu menurunkan tekanan darah sistolik pada orang dengan hipertensi.
3. Seledri

Seledri banyak digunakan sebagai campuran masakan berkuah berkat aromanya yang khas. Rupanya, sayur satu ini dapat membantu menurunkan tekanan darah terutama bagian bijinya.
Menurut salah satu penelitian, ekstrak biji seledri dapat menurunkan tekanan darah pada tikus. Studi melihat ada penurunan tekanan darah pada tikus yang hipertensi.
4. Parsley

Parsley termasuk sayur penurun darah tinggi. Meski populer digunakan dalam masakan Amerika, Eropa, dan Timur Tengah, tak ada salahnya memasukkan sayur ini ke dalam menu harian.
Parsley mengandung beberapa antioksidan, termasuk vitamin C dan karotenoid. Sejumlah riset telah membuktikan karotenoid mampu mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol darah. Keduanya jadi faktor risiko penyakit jantung.
5. Basil

Daun basil kerap digunakan untuk menambah citarasa dan aroma pada makanan. Menurut riset, daun sweet basil mengandung eugenol tinggi sehingga membawa sejumlah manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah.
Eugenol bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami. Saat pergerakan kalsium ke jantung dan sel arteri dicegah, pembuluh darah jadi rileks dan tekanan darah menurun.
6. Labu siam
Labu siam juga jadi salah satu sayur penurun darah tinggi. Riset yang diterbitkan Atlantis Press pada 2020 menemukan, konsumsi labu siam dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 30 mmHg dan diastolik 10 mmHg pada lansia.
Labu siam juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu usai melahirkan.