sukabumiheadline.com – Tanaman kumis kucing tergolong tanaman yang mudah ditemukan di Sukabumi, Jawa Barat. Salah satu daerah banyak terdapat kumis kucing adalah di Kecamatan Nagrak. Baca selengkapnya: Hidup dengan Rp5 Ribu Sehari dari Kumis Kucing, Janah Huni Gubuk Reyot di Nagrak Sukabumi
Kumis kucing telah lama dan turun temurun digunakan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang digunakan adalah daun yang telah dikeringkan. Tanaman yang kerap dijadikan obat herbal untuk sejumlah kondisi itu sangat bermanfaat jika diminum langsung setelah melalui proses perebusan.
Salah satu cara mengonsumsinya adalah dengan merebus daunnya yang sudah kering seperti membuat teh. Lalu minum air rebusan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk diketahui, kumis kucing mengandung banyak senyawa bermanfaat. Sebut saja flavonoid, turunan asam kafein, tarpenoid, glikosida, hingga karbohidrat.
Mengutip laman WebMD, berikut adalah sejumlah manfaat air rebusan daun kumis kucing.
Berita Terkait: Warga Sukabumi Jangan Anggap Sepele, Ada Peluang Cuan dari Tanaman Kumis Kucing
Mengatasi tekanan darah tinggi
Rutin minum daun kumis kucing bisa membantu mengontrol tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh senyawa sinensetin yang ada di dalamnya.
Sinensetin berperan sebagai senyawa antioksidan dan bersifat diuretik yang kuat. Sifat diuretik membuatnya membantu tubuh mengurangi kadar natrium berlebih melalui urine.

Mengatasi masalah ginjal
Tanaman ini punya sifat anti-inflamasi yang membuatnya bisa mencegah infeksi ginjal dan saluran kemih.
Selain itu, sifat diuretik kumis kucing juga membuatnya sebagai salah satu cara detoksifikasi alami untuk mengeluarkan racun dari tubuh.
Kumis kucing juga mengandung glikosida yang mampu menjaga kesehatan ginjal dalam melarutkan oksalat. Hal ini bisa mencegah terjadinya batu ginjal.
Mengatasi masalah liver
Salah satu manfaat minum air rebusan daun kumis kucing adalah mengatasi masalah liver. Hal ini didapat dari kandungan antioksidan yang ditemukan dalam kumis kucing.
Batasi asupan teh kumis kucing Anda. Teh kumis kucing boleh jadi aman jika hanya dikonsumsi selama delapan pekan.
Hindari juga teh kumis kucing pada ibu hamil dan menyusui. Orang yang akan menjalankan operasi juga disarankan menghindari teh kumis kucing.