sukabumiheadline.com l CIBADAK – Penemuan jasad Eman Suherman (53) yang nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri (gadir) di dalam rumahnya, mengegerkan warga Kampung Babakan RT 001/007, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (25/9/2023).
Berita Terkait: Daftar 71 Cakades Terpilih dalam Pilkades Serentak Kabupaten Sukabumi 2023
Informasi diperoleh, Eman saat hidupnya menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa atau BPD Karang Tengah. Ia ditemukan tewas tergantung pada seutas tali, tepat sehari setelah digelar pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak Kabupaten Sukabumi 2023 di desanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait: Sehari Usai Pilkades Serentak 2023, Ketua BPD Karang Tengah Sukabumi Tewas Gadir
“Bapak (Eman Suherman-red) pada hari Pilkades Karang Tengah, Ahad (24/9/2023) kemarin. Ia berangkat pagi dan tidak pulang,” ungkap Wiwin istri dari Eman.
Sementara itu menurut informasi yang didapat, Eman Suherman ditemukan pertama kali oleh kedua rekannya Holik Abdi Malik (47) dan Muhidin (57) yang juga BPD Karang Tengah. Baca lengkap: Ditemukan oleh Teman, Kronologi Ketua BPD Karang Tengah Sukabumi Gadir Versi Istri

Selain menjabat Ketua BPD Karang Tengah, Eman sehari-hari bekerja sebagai pegawai di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi Cabang Parungkuda.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak PDAM Tirta Jaya Mandiri terkait tewasnya Eman Suherman.