Pepsi Band, Sekumpulan Pemuda Pemudi Sibuk asal Cicurug Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 20 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kru Pepsi Band. l Dok. Pribadi

Kru Pepsi Band. l Dok. Pribadi

SUKABUMIHEADLINES.com l CICURUG – Pepsi Band sebuah grup musik yang berasal dari Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Usia grup band ini terbilang lama, tapi mereka tetap selalu kompak di depan maupun belakang panggung.

Nama Pepsi merupakan akronim dari “pemuda pemudi sibuk”, dan Wahid Raffi tampil sebagai leader. Diungkapkan pria berusia 27 tahun asal Kampung Manggis, Desa Benda, Kecamatan Cicurug itu, Pepsi Band didirikan sejak lima tahun lalu, atau tepatnya pada 2018.

Soal genre, Pepsi Band mengusung all genre. Namun, saat manggung dalam event besar, band ini cenderung reggae. “Lagu kami banyak versi,” ucap Wahid Raffi.

“Awal mula grup band ini didirikan karena hobi saya memang hobi main musik dan bercita-cita menjadi musisi ternama,” ungkap Wahid Rafi kepada sukabumiheadlines.com, Ahad (20/2/2022).

Untuk mendukung keinginannya mendirikan grup band, Wahid Raffi pun mencari personel lain untuk melengkapi awak Pepsi Band. “Kemudian saya nyari orang untuk bergabung menjadi satu band. Sekarang kami berempat.”

Diakuinya, saat ini, mereka sering tampil di berbagai kafe setiap Sabtu malam. Didorong faktor hobi, Wahid mengatakan jika Pepsi Band tidak pernah mematok harga untuk setiap kali manggung.

Baca Juga :  Ditangkap di Kompleks Perumahan Cicurug Sukabumi, Perampok Uang Rp4 Miliar

“Sekarang kita suka tampil di kafe-kafe setiap malam Minggu. Kalau untuk pembayaran sekali main, kami tidak mematok harga,” jelasnya lebih jauh.

Dan alhamdulillah atas kegigihan dan doa dari kedua orang tua saya bisa mendirikan pepsi band sampai sekarang tetap kompak dan berjalan lancar. Harapan ke depan, kami ingin menjadi musisi besar bukan musisi kafe saja,” pungkas Wahid Raffi.

Berita Terkait

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah
Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam
Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025
Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi
Solar panel untuk SD di Sukabumi: 1000Cahaya dan Greenfaith Indonesia sedekah energi
Mengenal 7 hobi Nabi Muhammad SAW, dari olah raga, spiritual hingga buah favorit
Aisyiyah dan PA Sukabumi perkuat gerakan keadilan sosial keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:40 WIB

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:41 WIB

Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Senin, 5 Januari 2026 - 16:15 WIB

Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:30 WIB

Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:01 WIB

Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi

Berita Terbaru