‘Pernikahan Tanpa Ikatan’ Kini Marak di Arab Saudi

- Redaksi

Jumat, 9 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Misyar. l Istimewa

Ilustrasi Misyar. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com – Pernikahan muslim tanpa ikatan atau misyar yang sering dilakukan secara rahasia dengan cepat populer Arab Saudi. Pernikahan model ini tentu merupakan anugerah bagi pria yang kurang mampu menggelar pesta pernikahan tradisional yang sangat mahal.

Namun, misyar atau al-misyar disesalkan para kritikus karena dinilaimelegitimasi pergaulan bebas. Pernikahan misyar di mana perempuan tidak mendapatkan haknya sebagai istri secara penuh seperti diatur saat akad nikah, seperti tidak mendapat tempat tinggal, nafkah dan hak hidup bersama.

Misyar sendiri bukanlah hal baru, praktik tersebut telah diizinkan secara hukum di kerajaan Muslim konservatif selama beberapa dekade. Mengutip AFP, misyar dilihat sebagai campuran antara pernikahan dan lajang, menguntungkan poligami tanpa stres mempertahankan rumah tangga kedua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun berpotensi untuk disalahgunakan, beberapa wanita yang ingin menghindari harapan patriarki terhadap pernikahan tradisional, serta pasangan yang belum menikah yang mencari perlindungan agama untuk hubungan seksual, yang dilarang oleh Islam di luar nikah.

Misyar menawarkan kenyamanan, kebebasan dan persahabatan halal (diizinkan dalam Islam),” klaim seorang pegawai pemerintah Saudi berusia 40-an, yang melakukan misyar dengan janda Saudi berusia 30-an selama dua tahun lebih.

Dari misyar itu, ia mengatakan kepada AFP memiliki tiga anak dari pernikahan pertamanya (konvensional) yang terpisah, dan mengunjungi istri misyar-nya di di Riyadh “kapan pun” dia mau.

“Teman saya (Saudi) memiliki 11 istri misyar rahasia. Dia menceraikan dan menikahi yang lain, menceraikan dan menikahi yang lain….”

Lantas, apa yang membuat para wanita mau dinikahi misyar? Hal ini disebut-sebut oleh beberapa wanita sebagai pelarian singkat dari perawan tua atau kesempatan untuk awal yang baru bagi para duda dan janda yang berjuang untuk menikah lagi.

Alasan lain, seorang wanita bersedia dalam hubungan misyar rahasia karena takut mantan suaminya, akan secara hukum mencari hak asuh atas kedua anaknya jika dia mengetahui bahwa dia telah menikah lagi.

Tanpa Mas Kawin

Selain penduduk Arab Saudi, serta pekerja ekspatriat kerajaan dapat berburu di aplikasi kencan dan situs pernikahan untuk menemukan pasangan misyar. “Misyar lebih murah. Tidak ada mahar, tidak ada kewajiban,” kata seorang apoteker Mesir berusia 40 tahun di Riyadh.

Dia mencari calon istri barunya setelah mengirim istri dan putranya pulang ke Mesir. Hal itu dilakukan karena meningkatnya biaya hidup dan retribusi ekspatriat di Arab Saudi beberapa tahun terakhir. “Jauh dari istri saya sulit,” katanya.

Meskipun terkesan sederhana, namun pernikahan misyar seringkali berakhir dengan perceraian antara 14 dan 60 hari, demikian surat kabar Al-Watan melaporkan pada 2018.

Seorang kolumnis Tariq Al-Maeena menulis pada tahun 2019 di harian Saudi Gazette, menggambarkan misyar sebagai “lisensi untuk memiliki banyak mitra tanpa banyak tanggung jawab atau biaya”.

“Laporan di pers Saudi telah berbicara tentang kekhawatiran yang berkembang atas jumlah anak yang diasuh oleh laki-laki Saudi dalam perjalanan mereka ke luar negeri, dan ditinggalkan untuk semua tujuan praktis,” tulisnya.

Beberapa wanita bahkan dipaksa mengejar kasus hingga ke pengadilan terhadap pria Saudi yang menolak menerima anak-anak yang lahir dari hubungan misyar.

Pada sisi lain, istri-istri pertama didorong secara sosial untuk menutup mata terhadap petualangan misyar suami mereka.

Berita Terkait

Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu
Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia
Demo besar guru di Meksiko: Pemerintah lebih prioritaskan Piala Dunia dibanding pendidikan
Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina
Ini draf kesepakatan Iran – AS, termasuk soal aset US$ 12 Miliar
Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia
DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:30 WIB

Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:37 WIB

Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:25 WIB

Demo besar guru di Meksiko: Pemerintah lebih prioritaskan Piala Dunia dibanding pendidikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:04 WIB

Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:06 WIB

Ini draf kesepakatan Iran – AS, termasuk soal aset US$ 12 Miliar

Berita Terbaru

Ilustrasi penumpang pesawat di bandara - sukabumiheadline.com

Internasional

Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu

Minggu, 14 Jun 2026 - 11:30 WIB